Jepang Sukses Comeback Atas Si Jerman

Jepang Sukses Comeback Atas Si Jerman Keberhasilan Jepang mencatatkan comeback gemilang atas Jerman terhadap pertandingan pertama grup E Piala Dunia 2022 Qatar menjadi suatu motivasi tambahan bagi gelandang Arema FC yang berasal dari Jepang, Renshi Yamaguchi untuk terus mengembangkan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar.

Maya Yoshida serta beberapa teman memang tampil cukup memukau pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa tersebut. Pernah tertinggal lewat eksekusi penalti Ilkay Gundogan di sesi pertama, tim Samurai Biru sukses bangkit di babak kedua lewat gol yang dicetak Ritsu Doan dan Takuma Asano untuk memastikan kemenangan dengan skor 2-1.

Baca Juga: Townsend Katakan Granit Xhaka Peroleh Kritik Yang Tak Adil

Tiga angka yang sukses diraih pada pertandingan pertama tersebut membuat Jepang saat ini menduduki peringkat dua klasemen sementra grup E Piala Dunia 2022 Qatar. Mereka kalah selisih angka dari Spanyol yang dipertandingan pertama sanggup memetik kemenangan telak 7-0 atas Kosta Rika.

Sebagai salah satu pemain yang berasal Jepang yang saat ini berkarir di Indonesia, Renshi Yamaguchi mengatakan bahwa kemenangan negaranya atas tim kuat Jerman merupakan hal yang luar biasa.

“Tentu saja saya senang dengan kemenangan Jepang atas Jerman. Ini menjadi kejutan,” ucapnya.

Gavi Menjadi Pencetak Gol Termuda Selepas Pele

Gavi Menjadi Pencetak Gol Termuda Selepas Pele Gelandang Spanyol yakni Gavi menjadi pencetak gol termuda ketiga di sepanjang sejarah piala dunia serta paling muda usai legenda Brasil yakni Pele pada tahun 1958, setelah ia mencetak gol ke-74 di kemenangan negaranya 7-0 atas Kosta Rika pada Rabu (23/11) kemarin malam WIB.

Ketika Gavi bermain di pertandingan melawan Kosta Rika, pemain muda Barcelona tersebut juga menjadi pemain termuda berusia 18 tahun, 110 hari yang pernah tampil guna membela Spanyol di turnamen besar internasional Piala Dunia atau Piala Eropa.

Baca Juga: Enrique Memuji Gavi Selepas Ciptakan Rekor Baru

“Saya tak pernah bermimpi dapat berada di sini di usia ini, saya amat senang dapat berada di sini, ini baru satu langkah, saya harus meneruskannya,”ujar sang pemain.

La Roja sendiri memimpin 4-0 saat Alejandro Balde berlari menembus posisi pertahanan Kosta Rika dan setelah penjaga gawang Keylor Navas melakukan clearance, Alvaro Morata memberikan umpan terhadap Gavi dan ia menyarangkan golnya melalui kaki kanannya dan ini dianggap salah satu penampilan skil yang jauh luar biasa sampai sejauh ini di Piala Dunia 2022. Kontribusinya membuatnya dianugerahi gelar pemain terbaik di pertandingan tersebut.

Enrique Memuji Gavi Selepas Ciptakan Rekor Baru

Enrique Memuji Gavi Selepas Ciptakan Rekor Baru Pelatih Timnas Spanyol yakni Luis Enrique mengatakan cukup kagum dengan penampilan Gavi yang menciptakan rekor baru. Itu juga merupakan hari yang penting untuk Gavi.

Pemain yang masi berusia 18 tahun tersebut menjadi pemain Spanyol termuda yang pernah bermain di Piala Dunia, cuma dalam usia 18 tahun 110 hari dengan tendangan volinya yang dapat dikatakan luar biasa, Gavi juga menjadi pencetak gol Spanyol termuda serta pencetak gol termuda ketiga dalam sejarah Piala Dunia.

Pemain terakhir yang mengungguli akan rasa hormat tersebut tak lain ialah Pele. Beberapa rekor tersebut diimbangi dengan penampilan yang hebat dan beberapa statistik yang luar biasa.

Baca Juga: Timnas Jerman Kembali Berulah, Tetap Mendukung LGBT Di Piala Dunia 2022

Ketika Spanyol mendominasi penguasaan bola, mencatat sebesar 82% penguasaan bola, Gavi berperan cukup penting dalam dominasi mereka dengan dan tanpa bola. Gavi menjadi pencetak gol Piala Dunia termuda Spanyol dalam prosesnya dan Luis Enrique ditanya seberapa bagus dia dapat menjadi selepas pertandingan.

“Saya tak tahu, saya harap dia akan pergi dan bermain jauh lebih baik setiap saat dan mencoba untuk menjadi agresif dengan dan tanpa bola,” ucapnya.

Busquets Tak Percaya Ini Piala Dunia Terakhirnya

Busquets Tak Percaya Ini Piala Dunia Terakhirnya Sergio Busquets sendiri sudah tak muda lagi. Walau demikian, dia menegaskan belum berpikir bahwa Piala Dunia 2022 ini akan menjadi yang terakhir baginya.

Gelandang Barcelona tersebut bertanding di turnamen keempatnya selepas memenangkan trofi bersama Spanyol pada tahun 2010 silam. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut juga memenangkan Kejuaraan Eropa tahun 2012 dan bermimpi memenangkan gelar lain di Qatar.

“Saya menantikan yang ini dengan sangat ambisius, terlepas dari apakah ini Piala Dunia keempat saya,” ucapnya.

Baca Juga: Nicolas Sudah Tak Memiliki Masa Depan Di Arsenal

“Kami semua tahu apa yang diinginkan pelatih, kami merupakan tim yang amat sulit dikalahkan. Saya sendiri tak akan membuat keputusan apakah akan bermain lagi sebelum, selama atau setelahnya. Saya lebih dekat untuk menjadi yang terakhir daripada menjadi yang lain dalam empat tahun.”

“Ini merupakan suatu jenis peran lain yang sudah saya lakukan di Piala Dunia lainnya. Mungkin dengan lebih banyak pengalaman, sebagai kapten. Saya mencoba untuk mengawasi semua orang dan saya pikir kami berada di jalur yang benar, bukan cuma saya, kapten lainnya.”

Man City Ratakan Sevilla, Guardiola Puji Rico Lewis

Man City Ratakan Sevilla, Guardiola Puji Rico Lewis Tepat pada hari Rabu lalu pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola memuji akan kinerja dari pemain muda Rico Lewis sewaktu mengalahkan Sevilla dengan skor akhir 3-1 pada partai terakhir Grup G Liga Champions di stadion Etihad.

Rico Lewis sendiri mencetak gol pertama Man City pada pertandingan ini di menit ke-52 memanfaatkan umpan dari Julian Alvarez.

“Dia amat pintar. Dia membuat tepuk tangan meriah sepanjang waktu, dia bermain amat bagus. Dia amat pintar, sangat cerdas. Bila anda berbicara sesuatu, dia tak perlu berlatih lebih banyak sebab dia tahu apa yang terjadi selama pertandingan,” ujar Guardiola.

“Kami melihatnya setiap hari. Kami tak memberikan hadiah di sini. Bukan cuma karena dia adalah penggemar Man City dari akademi, dia akan bermain. Kamu wajib mendapatkannya,” sambungnya.

Guardiola mengatakan, ia sudah menyaksikan sepak terjang Lewis sewaktu Man City melakukan tur pra-musim di Amerika Serikat dan pemain yang berusia 17 tahun tersebut pernah mendapatkan beberapa menit bermain menghadapi Bayern Munchen.

Baca Juga: Drawing 16 Besar Liga Champions

Pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut menjelaskan, pada waktu latihan Rico Lewis sanggup untuk menampilkan kemampuannya serta membuat Guardiola memrpercayai pemain asal Inggris tersebut memiliki sesuatu yang sangat spesial.

“Bertahan dia cukup agresif. Dia punya margin untuk ditingkatkan namun dengan bola di dalam dia sangat bagus dan di luar yang kita lihat hari ini, satu lawan satu umpan silang yang bagus dan penyelesaian yang bagus,” terang Guardiola.

“Dia menunjukkan setiap hari dia bisa bersama kami, sekarang ada padanya. Pemain bagus yang saya sadari dalam dua menit. Anda tidak perlu waktu dalam keadaan ini,” katanya.

Pada ajang Liga Champions, pemain kelahiran 21 November 2004 itu tercatat sudah tampil sebanyak dua kali dan mencatatkan satu gol dari total 118 menit bermain. Selain itu, ia juga masuk ke jajaran pemain termuda yang bermain di Liga Champions.

Mikel Arteta: Kepercayaan Diri Arsenal Lagi Tinggi-tingginya

Mikel Arteta: Kepercayaan Diri Arsenal Lagi Tinggi-tingginya Sang Manajer Arsenal yakni Mikel Arteta mengatakan kemenangan tipis nan vital timnya atas tuan rumah Chelsea dengan skor akhir 1-0 pada pertandingan Derbi London minggu ke-15 Liga Inggris 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (6/11/2022) lalu, menambah kepercayaan diri bagi timnya.

Kemenangan tersebut merupakan ketiga yang diraup Arsenal melawan tim ‘Big Six’ setelah bulan kemarin  mengalahkan Tottenham Hotspur serta Liverpool.

Selain itu, kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 34 poin dari 13 pertandingan, unggul dua poin atas Manchester City yang menguntit di posisi kedua.

“Ini ialah langkah maju yang lainnya. Untuk membuktikan diri kami sendiri kami dapat melakukannya, bahwa kami dapat bermain di level dengan pemain dan tim,” ucap Arteta.

“Sejujurnya kepercayaan diri kami, setiap elemen di tim ini, tengah tinggi-tingginya ketika ini. Kami berharap ini dapat terus berlanjut,” sambung pelatih muda yang berasal dari Spanyol tersebut.

Baca Juga: Liverpool Akan Dijual, Pemilik AC Milan serta Sepupu Bos Man City Berminat Beli

“Saya pikir kami ialah tim yang amat muda, namun di kandang Chelsea kami bermain seperti tim dewasa. Ketenangan, tekad, kualitas, keberanian untuk melakukannya dalam skenario ini, dan itulah langkah-langkah yang harus kami ambil sebagai sebuah tim.”

Selain itu, ini merupakan tiga musim secara beruntun Arsenal balik dari Stamford Bridge dengan suka cita. Dan menurut Arteta, para penggawa The Gunners sendiri sudah memainkan perannya serta membawa energi yang pas sekali lagi.

“Mereka benar-benar brilian lagi. Para pemain sangat fenomenal di kandang, tandang – di mana-mana. Energi yang mereka ciptakan sudah mengubah tim, saya pikir,” puji Arteta terhadap para pemainnya.

“Kami amat senang untuk mereka, sangat senang untuk tim dan terutama para pemain, bermain seperti yang mereka lakukan melawan tim kuat macam Chelsea. Mereka pantas mendapat banyak pujian,” tandas mantan asisten pelatih Manchester City itu.

Mati-matian Kalahkan Fulham Malah Jadi Momen Terbaik Pep Guardiola di Man City

Mati-matian Kalahkan Fulham Malah Jadi Momen Terbaik Pep Guardiola di Man City Sang manajer Manchester City yakni Pep Guardiola mengatakan kemenangan tipis nan dramatis 2-1 yang diperoleh timnya dari pertandingan lanjutan Liga Inggris 2022/2023 melawan Fulham sebagai momen terbaiknya sepanjang melatih The Citizens.

Manchester City sendiri berada dalam bahaya kehilangan poin penuh dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini usai Joao Cancelo secara kontroversial dikeluarkan dari lapangan selepas mendapat kartu merah pada sesi pertama pertandingan yang berlangsung Sabtu (5/11/2022) malam WIB di Stadion Etihad, Manchester.

Namun Erling Haaland yang masuk sebagai pemain pengganti suskes mengkonversi penalti di injury time, tepatnya di menit ke-90+5, yang membuat 10 pemain City menang dan sementara menyalip Arsenal di puncak klasemen.

Gol penentu kemenangan yang dicetak oleh Haaland memancing akan rasa kegembiraan terbesar Guardiola, yang lalu mengatakan kemenangan atas Fulham terebut sebagai momen terbesarnya selama enam tahun di Manchester.

City telah empat kali menjuarai Premier League dalam lima musim terakhir, selain sempat menjuarai Piala FA dan Piala Liga Inggris selama di didik Guardiola.

Baca Juga: Profil Bek Aston Villa yang Dihajar ke Tanah oleh Ronaldo

Pelatih yang berasal Spanyol tersebut menganggap karakter yang ditunjukkan para pemainnya saat melawan Fulham sungguh melampaui semua yang sempat ada sebelumnya.

“Semua pemain pun tampil luar biasa selama 65 menit melawan Fulham, bermain dengan cara kami bermain,” ucap Guardiola.

“Ini momen terbesar dalam periode saya berada di Manchester sejauh ini dan, tentu saja, gol pada akhir pertandingan tersebut, merayakannya bersama semua orang kami, kami memang belum menjuarai Premier League, namun momen tersebut memastikan tugas kami untuk kita semua,” sambung sang mantan pelatih Barcelona serta Bayern Munchen tersebut.

“Sungguh menyenangkan. Selepas tujuh tahun, Anda kerap ragu, apakah orang menuruti Anda? Apakah mereka kecapen? Apakah orang terganggu sebab pekerjaan mereka? Ribuan pertemuan, sesi latihan, dan lawatan, namun hari ini Anda berkata, waw, lihat mereka.”

“Mereka tidak menyerah, mereka tetap bertahan dan mereka membuat kami bangga sekali. Kami menang sebab para pemain saya tampil luar biasa di semua bagian,” ucap Pep.

City sendiri terlihat nyaman sejak awal dan unggul terlebih dahulu melalui Julian Alvarez namun permainan berubah selepas Cancelo melanggar Harry Wilson yang kemudian berbuah penalti, sementara Cancelo diberikan kartu merah.

Andreas Pereira sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti. Namun Haaland mengakhiri perlawanan keras Fulham pada sesi kedua.

Guardiola sendiri tak mengeluhkan Cancelo, dengan berkata, “dia orang terakhir. Itu kontak lembut.”

Haaland kembali menjadi pahlawan City dengan golnya yang ke-23 dalam 16 penampilan. Kevin De Bruyne juga memainkan peran kunci dengan memenangkan penalti pada waktu-waktu terakhir.

“Saya telah bilang dia tidak dalam keadaan terbaiknya masa lalu, tapi hari ini dia benar-benar sebaliknya. Dia menjadi andalan timnya,” pungkas Guardiola.

Barcelona Dikatakan Mengincar Mikel Arteta Usai Perolehan Buruk Xavi di Liga Champions

Barcelona Dikatakan Mengincar Mikel Arteta Usai Perolehan Buruk Xavi di Liga Champions Barcelona saat ini dirumorkan tengah mengincar Mikel Arteta serta mempertimbangkan untuk membawanya ke Catalan sebagai bos baru, menyusul akan tekanan yang terus meningkat terhadap Xavi Hernandez menyusul tersapunya the Blaugrana dari Liga Champions minggu kemarin.

Sang mantan asisten Pep Guardiola di Man City tersebut bersinar bersama The Gunners di Emirates. Mikel Arteta sendiri membawa Arsenal ke puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Xavi Hernandez selaku juru siasat Nou Camp kini berada di bawah sorotan usai melihat Barca tersapu dari kompetisi top Eropa di sesi penyisihan grup.

Tim Catalan yang kekurangan uang tersebut akan mendapatkan gaji besar dari sistem gugur usai berbelanja secara royal di musim panas. Diprediksi keluar lebih awal akan membuat Barcelona kembali setidaknya £ 20 juta, ditambah tambahan yang dapat mereka miliki nanti.

Dan sekarang akan ada jauh lebih banyak tekanan terhadap Xavi untuk tampil lebih baik lagi di La Liga Spanyol, dengan Barca tertinggal satu poin di belakang pemimpin Real Madrid.

Tapi, kepala tim masih mendukung mantan gelandang mereka untuk memberikan yang terbaik dalam timnya tersebut. Kendati demikian Mikel Arteta malah dipandang sebagai pilihan masa depan bila perubahan diperlukan.

Ada juga Xavi, dia mengatakan bahwa sepenuhnya menyadari konsekuensinya bila dia tak memberikan trofi setelah membawa bintang termasuk Robert Lewandowski serta Raphinha.

Baca Juga: Barcelona Ingin Bawa si Arteta Jadi Pelatih Baru? 

“Dengan usaha yang dilakukan oleh tim dan tim yang kami punya, kami harus bersaing untuk mendapatkan trofi. Dan bila kita tidak menang, seperti yang dikatakan presiden, akan ada konsekuensinya, dimulai dari saya sendiri,” jelas Xavi Hernandez.

Menyadari akan posisinya terancam di Barcelona bila tidak mempersembahkan gelar musim ini, sang mantan gelandang the Blaugrana tersebut mengaku akan memberikan yang terbaik supaya sukses menyajikan gelar juara.

“Namun bila kami tak menang, pelatih lain akan masuk. Namun saya akan memberikan segalanya agar ini sukses,” ucap Xavi dengan penuh percaya diri.

Rumor mengenai pihak Barcelona melirik pelatih asal Spanyol bukanlah tanpa alasan. Penampilannya bersama Arsenal menjadi suatu daya tarik Mikel Arteta untuk mendapat perhatian khusus dari para tim besar Eropa.

Kapan Kali Terakhir David de Gea Kecurian di Old Trafford?

Kapan Kali Terakhir David de Gea Kecurian di Old Trafford? David de Gea sendiri telah mencatat nirbobol pada tanding Manchester United melawan West Ham, Minggu (31/10/2022) lalu.

United menang dengan skor 1-0 saat berjumpa West Ham pada minggu ke-14 Premier League 2022/2023. Gol penentu kemenangan United dicetak Marcus Rashford. Tapi, pujian jauh lebih banyak diarahkan terhadap De Gea.

Kiper yang berusia 31 tahun tersebut tampil luar biasa pada pertandingan tersebut. Pada 10 menit akhir pertandingan, De Gea membuat tiga penyelamatan yang krusial. De Gea menepis sepakan Michail Antonio, sundulan Kurt Zouma, serta roket Declan Rice.

Ini bukan penampilan bagus pertama De Gea musim 2022/2023. Secara khusus, ketika bermain di Old Trafford, De Gea menjadi tembok besar yang susah ditembus lawan.

Baca Juga: Musim Ini Liverpool Maju Satu Langkah, Mundur Empat Langkah!

De Gea, Old Trafford, serta 5 Clean Sheet

David de Gea saat ini berada dalam penampilan terbaiknya. Pernah diragukan pada awal musim, sebab kemampuan distribusi bola, De Gea justru tampil bagus. De Gea terus menjadi pilihan utama Erik ten Hag di bawah mistar.

Di Old Trafford, De Gea seakan akan menjadi tembok yang kuat untuk Man United. Kiper yang berasal dari Spanyol amat susah dibobol lawan. Lima pertandingan beruntun di Old Trafford dilalui De Gea tanpa adanya kebobolan alias nirbobol.

Pada waktu itu, United juga meraih hasil yang positif. United empat kali menang dan sekali seri. Hasil imbang terjadi sewaktu Setan Merah bertemu Newcastle. Selebihnya, mereka kerap menang dan mencetak tujuh gol.

Di Old Trafford, De Gea terakhir kali kebobolan pada tanggal 9 September 2022 lalu. Waktu itu, United kalah dengan skor akhir 1-0 dari Real Sociedad paca matchday ke-1 Liga Europa. Brais Mendez, lewat eksekusi penalti, menjadi pemain terakhir yang membobol gawang De Gea.

5 Pertandingan Terakhir MU di Old Trafford

14/10/22 Manchester United 1 – 0 Omonia
16/10/22 Manchester United 0 – 0 Newcastle
20/10/22 Manchester United 2 – 0 Tottenham
28/10/22 Manchester United 3 – 0 Sheriff
30/10/22 Manchester United 1 – 0 West Ham

Gaji David de Gea Diprediksi Akan Turun Bila Manchester United Memperpanjang Kontraknya

Gaji David de Gea Diprediksi Akan Turun Bila Manchester United Memperpanjang Kontraknya Gaji sang kiper Manchester United yakni si David de Gea kemungkinan akan turun bila tetap bertahan di Setan Merah. Gaji David de Gea tak akan senilai Rp 6,7 miliar per minggu bila kontraknya diperpanjang.

Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menawarkan kiper David De Gea kontrak baru dengan persyaratan gajinya dikurangi.

Cuma saja, hingga saat ini Manajer Manchester United Erik ten Hag belum memutuskan pertahankan de Gea.

De Gea sendiri sudah menjadi penjaga gawang pilihan pertama di United sejak 2011 dan akan masuk ke dalam 10 besar pemegang penampilan terbaik sepanjang masa tim.

Kontrak pemain yang berasal dari negara Spanyol tersebut akan berakhir musim panas ini dan sekarang ada tanda tanya apakah United akan memperbarui kontraknya dengan bos ten Hag yang masih belum percaya bahwa kiper itu pas dengan sistemnya.

“Pemain yang kini berusia 31 tahun tersebut harus mengambil pemotongan gaji yang signifikan dari gajinya saat ini 375.000 poundsterling per minggu untuk tetap berada di Old Trafford,” menurut The Athletic.

Baca Juga: Mengasihani Diri? Arsenal Tidak Ada Waktu Untuk Hal Tersebut

Cuma saja memang de Gea telah setuju bila gajinya tersebut dipotong.

Sementara sempat dikabarkan bila MU sedang membidik penjaga gawang Porto Diogo Costa dan kiper Athletic Bilbao Unai Simon.

Sehingga ini keadaan yang tidak baik untuk de Gea.