Bukayo Saka Pernah Jadi Sasaran Rasisme, Dikatakan Memiliki Mental Yang Hebat

Bukayo Saka Pernah Jadi Sasaran Rasisme, Dikatakan Memiliki Mental Yang Hebat Carlton Cole memuji Bukayo Saka atas kekuatan mentalnya guna bangkit kembali selepas nasib malang di final Euro 2020 untuk bersinar dalam pertandingan pembuka Inggris di Piala Dunia 2022 melawan Iran tersebut.

Serangkaian bentuk pelecehan rasial yang sering memalukan menimpa pemain sayap Arsenal tersebut selepas dia gagal mengeksekusi tendangan penalti terakhir Inggris, membuat The Three Lions kalah di final Euro 202O melawan Italia 16 bulan silam.

Tapi, Saka sendiri jelas melupakan semua kekecewaannya dengan mencetak dua gol brilian dalam kemenangan 6-2 Inggris atas Iran pada Senin (21/11) kemarin. Usai mencetak gol dari tendangan voli, anak muda tersebut menari melewati para pemain Iran sebelum memasukkan bola ke dalam gawang dengan membuat kiper lawan untuk mati langkah.

Baca Juga: Upamecano Merasa Puas Akan Penampilan Pertamanya Di Piala Dunia

Sang mantan striker West Ham dan Inggris yakni Carlton Cole, langsung memuji mentalitas yang dipunya Saka di usianya yang baru menginjak 21 tahun tersebut.

“Ingat, dia Bukayo Saka dimarahi selepas Euro. Apakah Anda tahu betapa sulitnya untuknya untuk merasa seperti dia mengecewakan negaranya? Dan kemudian semua orang memberinya tongkat selepas itu,” ucap Cole.

Nicolas Sudah Tak Memiliki Masa Depan Di Arsenal

Nicolas Sudah Tak Memiliki Masa Depan Di Arsenal Wartawan Charles Watts mengatakan bahwa pemain sayap Arsenal yakni Nicolas Pepe dipastikan tak memiliki masa depan di klub walaupun penampilannya yang cukup bagus ketika dipinjamkan ke OGC Nice.

Nicolas Pepe sendiri mencetak sebanyak enam gol serta memberikan satu assist dalam 18 pertandingan di semua pertandingan untuk klub Ligue 1 Nice sejauh musim ini, dan mungkin ada secela harapan untuknya guna menghidupkan karier di Emirates Stadium.

Tapi, ketika berbicara perihal pemain asal Pantai Gading tersebut di channel YouTube-nya, Charles Watts secara tegas mengatakan bahwa The Gunners akan berupaya untuk menjual Pepe di akhir musim walaupun mereka mengalami kerugian.

Baca Juga: Hazard Katakan Tim Belgia Kini Jauh Lebih Lemah

“Arsenal cuma  perlu menemukan cara untuk menjualnya di akhir musim ini, perlu mengurangi kerugian. Lihat, mereka tidak akan mendapat banyak uang untuk Pepe, itu jelas,” ucap Watts.

“Pada akhir tahun ini, dia cuma akan memiliki sisa satu tahun dalam kontraknya. Mereka memiliki gaji yang perlu mereka coba dan selesaikan, jadi klub mana pun yang akan datang untuknya akan memiliki masalah dalam mencoba memenuhi gaji yang dia inginkan.