Townsend Katakan Granit Xhaka Peroleh Kritik Yang Tak Adil

Townsend Katakan Granit Xhaka Peroleh Kritik Yang Tak Adil Pemain sayap Everton yakni Andros Townsend, berpikir Granit Xhaka sudah memperoleh kritik yang tak adil selama waktunya di Arsenal. Dia mengatakan itu ketika menjadi komentator pertandingan Swiss melawan Kamerun di Piala Dunia 2022.

Granit Xhaka mungkin tak lagi memakai ban kapten di level tim, namun dia tetap menjadi kapten untuk negaranya. Terbaru, sang gelandang memimpin kemenangan 1-0 Swiss atas Kamerun di pertandingan Grup G Piala Dunia 2022, Kamis (24/11) malam kemarin WIB.

Baca Juga: Kane Masih Dikhawatirkan Cuti Menjelang Pertandingan Inggris Vs Amerika Serikat

Ini merupakan musim penebusan dari Xhaka di Arsenal dan perubahan besar dari pemain yang pernah dicemooh oleh fansnya sendiri ketika melawan Crystal Palace pada bulan Oktober 2019 silam.

Granit Memastikan Swiss Tak Akan Ikutan Jerman

Granit Memastikan Swiss Tak Akan Ikutan Jerman Kapten Swiss yakni Granit Xhaka, menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengikuti protes Jerman di Piala Dunia 2022 mengenai larangan kampanye LGBT di Qatar.

Sikap FIFA sendiri untuk mencegah pemain memakai ban kapten OneLove di Piala Dunia 2022 sudah memperoleh kritik luas dari beberapa negara yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Beberapa waktu sebelum pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia melawan Jepang pada Rabu (23/11) malam WIB kemarin, para pemain Jerman tersebut melakukan protes di lapangan atas keputusan tersebut ketika mereka menutup mulut selama foto tim.

Baca Juga: Sosok Ibrahimovic Menjadi Figur Bagi Striker Wales

Gelandang Arsenal Granit Xhaka juga dijadwalkan memakai ban kapten OneLove untuk Swiss, namun pemain berusia 30 tahun tersebut yakin para pemain harus menghormati aturan usai keputusan yang dibuat FIFA pada menit-menit terakhir.

Tim didikan Murat percaya sendiri akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2022 dengan menghadapi Kamerun di Grup G pada Kamis (24/11) sore nanti pukul 17.00 WIB.

Odegaard Dikatakan David Silva-Nya Arsenal

Odegaard Dikatakan David Silva-Nya Arsenal Fabrice Muamba sangat bangga dengan keterampilan yang dipunya Martin Odegaard dan yakin bahwa kapten Arsenal tersebut  merupakan penggandaan dari mantan bintang Manchester City yakni David Silva.

Kemenangan 2-0 atas Wolves sebelum jeda Piala Dunia 2022 membuat The Gunners memperbesar jarak antara mereka serta Man City menjadi lima poin, usai tim didikan Pep Guardiola secara mengejutkan kalah 1-2 dari Brentford beberapa waktu sebelumnya.

Bertengger di puncak klasemen Premier League, ada sederet pemain Arsenal yang tampil menonjol sejauh ini. William Saliba begitu solid di jantung pertahanan, Ben White tampil mengesankan selepas berganti  menjadi bek kanan, ada kombinasi Thomas Partey serta Granit Xhaka di posisi tengah yang dominan.

Baca Juga: Shakhtar Donetsk Memasang Harga Gk masuk Akal Untuk Mykhaylo Mudryk

Bukayo Saka serta Gabriel Martinelli juga tampil memukau di sisi sayap, sementara kemampuan Gabriel Jesus untuk turun ke dalam dan menyebabkan masalah signifikan untuk tim lawan tentu amat penting.

Dan tak  boleh dilupakan tentunya Martin Odegaard, yang menjadi pencetak gol terbanyak di liga untuk The Gunners (6 gol). Meski baru berusia 23 tahun, playmaker Norwegia itu merupakan kapten tim dan hal paling positif darinya ialah  visi bermainnya.

Mantan gelandang Bolton dan Birmingham, Fabrice Muamba, secara khusus memberikan pujian kepada Odegaard dan bahkan membandingkan kreativitasnya dengan mantan bintang Manchester City David Silva.

Legenda Arsenal Bahagia Dengan Kebangkitan Si Granit

Legenda Arsenal Bahagia Dengan Kebangkitan Si Granit Mantan penyerang Arsenal yakni Ian Wright mengatakan Granit Xhaka sebagai pemain yang menurutnya paling berkembang di Premier League musim ini.

Granit Xhaka dibawa ke Emirates Stadium dari Borussia Monchengladbach di bawah kepemimpinan Arsene Wenger dengan biaya kisaran mencapai 30 juta pound sterling pada tahun 2016 lalu.

Walau menjadi pemain utama di posisi tengah, Xhaka sendiri bukanlah seseorang yang memenangkan hati mayoritas basis penggemar, terutama ketika ia memakai ban kapten.

Baca Juga: Tahun Ini Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Para Selebriti Bicara Perihal HAM

Pada bulan November tahun 2019, Unai Emery  yang menggantikan Wenger untuk mencopot ban kapten dari lengan gelandang asal Swiss itu setelah dia terlibat keributan dengan para pendukung The Gunners selama pertandingan melawan Crystal Palace di Emirates Stadium.

Dia bahkan berniat untuk pergi musim panas lalu, dengan Jose Mourinho ingin membawanya ke AS Roma, namun manajer yang sekarang Mikel Arteta sukses meyakinkan Xhaka untuk bertahan di London utara.

Granit Katakan Rahasia Ketajamannya Pada Musim Ini

Granit Katakan Rahasia Ketajamannya Pada Musim Ini Granit Xhaka ia tampil produktif dalam urusan cetak mencetak gol pada awal musim ini, serta gelandang Arsenal tersebut saat ini mengatakan alasan di balik ketajamannya tersebut.

Granit Xhaka sendiri menjadi salah satu pemain kunci The Gunners dalam keberhasilan mereka berada di puncak klasemen Premier League. Mereka dapat mempertahankan posisi tersebut sebelum jeda Piala Dunia bila mengalahkan Wolves pada minggu (13/11) esok hari WIB.

Xhaka sudah mencetak empat gol musim ini, lebih banyak dari yang dia capai dalam tiga musim sebelumnya. Dia sekarang bermain lebih ke depan, dengan Thomas Partey fokus menjaga keseimbangan dalam bertahan serta menyerang.

Baca Juga: Untuk Pertandingan Akhir Minggu Ini Liverpool Tanpa Ada Sosok Jurgen

Itu mungkin mengejutkan untuk sebagian orang, namun pemain berusia 30 tahun tersebut mengatakan bahwa ia tak sempat meragukan kemampuannya di depan gawang.

Bukan Hanya Kalah, Arsenal Memang Main Buruk!

Bukan Hanya Kalah, Arsenal Memang Main Buruk! Arsenal tak bergerak sedikit pun di markas PSV Eindhoven dalam pertandingan matchday 5 Grup A Liga Europa 2022/23, Jumat dini hari (28/10/2022). Granit Xhaka beserta teman-teman. takluk dengan skor akhir 0-2.

The Gunners jelas kelihatan kesulitan di Phillips Stadium. Putaran yang dilakukan Mikel Arteta tak sukses. Permainan tim buruk jauh di bawah standar.

Cukup banyak kesalahan Arsenal di pertandingan ini, mulai dari umpan-umpan yang tidak pasti dan kesusahan dalam meloloskan diri dari tekanan lawan. Blunder garis belakang juga jadi masalah utama.

Baca Juga: Agenda Lengkap Liga Europa Era 2022/2023

Sejak Awal Sudah Buruk

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri kecepatan akan kemenangan beruntun Arsenal sejak September 2022 lalu. The Gunners main tak sebaik biasanya dan kudu pulang dengan adanya rasa kecewa.
“Saya tak tahu. Ada waktu ketika kami main rapi dan ada waktu ketika kami menderita. Jelas, hari ini kami tak memiliki konsistensi untuk menjaga level yang kami inginkan selama 95 menit,” ucap Arteta.
“Hari ini, saya rasa semuanya sangat berbeda, kami kesusahan langsung sejak awal. Walau ada waktu kami mengontrol pertandingan, saya merasa kami tak cukup mengancam dan tidak menunjukkan agresivitas.”

Membuat Khawatir

Penampilan serta reaksi tim  itulah yang lebih mengkhawatirkan untuk  Arteta. Arsenal main buruk jauh di bawah level mereka, seakan-akan bukan tim yang sama.

“Keadaan tersebut mengkhawatirkan. Di babak kedia, begitu ada sesuatu yang salah, kami langsung menyerah begitu saja. Dan kami tak bisa menemukan momen untuk bereaksi,” sambung Arteta.

“Kami ada di posisi yang sangat bagus. Kami sudah memenangi empat pertandingan dan kami harus menuntaskan tugas kami melawan Zurich di kandang minggu depan,” tutupnya.

Gabriel Jesus Kesal Sebab Produktivitas Akan Golnya Terhambat

Gabriel Jesus Kesal Sebab Produktivitas Akan Golnya Terhambat – Sang penyerang arsenal yakni Gabriel Jesus kesal terhadap dirinya sendiri sebab gagal dalam mencetak gol ketika timnya sendiri diimbangi oleh Southampton pada minggu ke-13 Liga Inggris. Pada hari Minggu kemarin (23/10/2022) Arsenal ditahan imbang dengan skor 1-1 sewaktu berkunjung ke kandang Southampton di Stadion St.Mary.

Menang terlebih dahulu berkat gol Granit Xhaka pada menit ke-11, Arsenal sendiri kebobolan akan gol si Stuart Armstrong. Saat ini, Arsenal sendiri terpaut akan dua angka pada puncak klasemen sementara Liga Inggris dari Manchester City pada posisi kedua.

Secara khusus, Gabriel Jesus yakni si penyerang Arsenal menyesalakan akan kegagalannya mencetak gol pada pertandingan melawan si Southampton. Pemain yang memakai nomor punggung 9 tersebut tercatat telah absen mencetak gol terhadap lima pertandingan terakhir si Arsenal.

“Saya tak tahu penyebabnya. Bila saya tahu saya pasti akan mengatakannya. Yang jelas hal yang dapat saya perbuat ialah terus berupaya, berjuang dan terus memperbaiki akan performa,” ucap Gabriel Jesus.

“Seperti yang dapat saya ucapkan, saya ada di Arsenal untuk mencetak gol serta juga membantu Arsenal. Saya mengerti akan keadaan saat ini.”

Baca Juga: SEPAK BOLA LIGA 1 JADWAL LENGKAP PSIS SEMARANG

“Tentu saja, saya sendiri akan secepatnya mencetak gol kembali,” tutur Jesus.

Sejak dibawa dari Man City sewaktu awal musim, Gabriel sendiri telah menyumbangkan lima gol yang semua terjadi di Liga Inggris.

Beberapa gol dari pemain yang berasal dari Brasil tersebut juga yang turut dalam membantu The Gunners sendiri naik ke puncak klasemen sementara Liga Inggris musim 2022-2023.

Tapi, gol terakhir si jesus terjadi pada tanggal 1 oktober 2022 sewaktu Arsenal menang 3-1 atas Tottenham Hotspur pada derbi London Utara yang mewarnai minggu kedelapan Liga Ingrris.

Gabriel juga mengakui hasil seri kontra Southampton membuat kecewa seluruh anggota tim Arsenal.

“Semua orang terlihat sedikit kecewa sebab kami tahu Arsenal dapat menang. Kami membuat banyak peluang namun tidak menyelesaikannya dengan baik,” tutur Gabriel.

“Keadaan tersebut juga sulit diterima, namun Arsenal sendiri harus bangkit untuk memperbaiki diri serta kembali menang,” ujarnya.

Pada Minggu (30/10/2022) pukul 21.00 WIB Arsenal sendiri akan menjamu Nottingham Forest di Emirates dalam lanjutan Liga Inggris.

Mereka sendiri terlebih dahulu akan memerani matchday 6 Liga Europa versus PSV Eindhoven di Stadion Philips, Eindhoven, Belanda, Kamis (27/10/2022) pukul 23.45 WIB.