Tidak Cuma Neymar, Brasil Akan Kehilangan Danilo Usai Pertandingan Kontra Serbia

Tidak Cuma Neymar, Brasil Akan Kehilangan Danilo Usai Pertandingan Kontra Serbia Timnas Brasil tidak cuma kehilangan Neymar usai kemenangan 2-0 atas Serbia pada pertandingan perdana mereka di Piala Dunia 2022, dengan Danilo juga dikatakan mengalami cedera.

Sang defender Juventus sendiri bermain sebagai starter sewaktu Tim Samba menghadapi Serbia, Jumat (25/11) kemarin hari WIB, tapi mengakhiri pertandingan dengan mengalami kesakitan. Saat ini, timnas Brasil mengonfirmasi bahwa Danilo mengalami cedera engkel.

Baca Juga: Guendouzi Katakan Antoine Griezmann Sebagai Sosok Pemain Serba Bisa

Federasi Sepak Bola Brasil tersebut mengatakan bahwa mereka akan memeriksa keadaan mantan full-back Manchester City tersebut dari hari ke hari. Tapi, Brasil mengatakan  bahwa pemain yang kini berusia 31 tahun tersebut akan melewatkan dua pertandingan terakhir di grup.

Tim didikan Tite akan menghadapi Swiss pada hari Senin (28/11) malam WIB, serta kemudian Kamerun pada Sabtu (3/12)  WIB untuk mengamankan jalan mereka ke babak 16 besar.

Selepas Neymar, Saat Ini Timnas Brasil Harus Kehilangan Danilo

Selepas Neymar, Saat Ini Timnas Brasil Harus Kehilangan Danilo Nasib kurang baik tengah dialami oleh Timnas Brasil di keikutsertaan mereka pada Piala Dunia 2022 kali ini. Selepas dipastikan kehilangan Neymar Jr untuk sisa pertandingan sesi grup, Selecao sekarang juga harus kehilangan bek kanan utama mereka yakni Danilo.

Pada partai pembuka Grup G Piala Dunia 2022 yang berlangsung kemarin (25/11), Timnas Brasil sanggup memetik poin penuh dengan menumbangkan Serbia 2-0.

Sayangnya kemenangan tersebut malah memakan korban yakni Neymar yang engkelnya terlihat bengkak dan tak dapat bermain penuh selama 90 menit lamanya.

Penyerang PSG tersebut kemudian terkonfirmasi tidak dapat lagi memperkuat Brasil di dua pertandingan sisa babak penyisihan, yakni menghadapi Swiss (28/11) serta Kamerun (3/12).

Baca Juga: Dua Tim Arab Saudi Bersiap Menampung Ronaldo

Ternyata bukan hanya Neymar saja yang terluka pasca kemenangan atas Serbia.

Bek sayap Danilo juga harus mengikuti jejak Neymar tidak Dapat membela Tim Samba di dua pertandingan sisa babak grup.

Luka yang dialami oleh Danilo juga sama dengan Neymar, Yakni ada masalah di bagian engkelnya.

Gavi Menjadi Pencetak Gol Termuda Selepas Pele

Gavi Menjadi Pencetak Gol Termuda Selepas Pele Gelandang Spanyol yakni Gavi menjadi pencetak gol termuda ketiga di sepanjang sejarah piala dunia serta paling muda usai legenda Brasil yakni Pele pada tahun 1958, setelah ia mencetak gol ke-74 di kemenangan negaranya 7-0 atas Kosta Rika pada Rabu (23/11) kemarin malam WIB.

Ketika Gavi bermain di pertandingan melawan Kosta Rika, pemain muda Barcelona tersebut juga menjadi pemain termuda berusia 18 tahun, 110 hari yang pernah tampil guna membela Spanyol di turnamen besar internasional Piala Dunia atau Piala Eropa.

Baca Juga: Enrique Memuji Gavi Selepas Ciptakan Rekor Baru

“Saya tak pernah bermimpi dapat berada di sini di usia ini, saya amat senang dapat berada di sini, ini baru satu langkah, saya harus meneruskannya,”ujar sang pemain.

La Roja sendiri memimpin 4-0 saat Alejandro Balde berlari menembus posisi pertahanan Kosta Rika dan setelah penjaga gawang Keylor Navas melakukan clearance, Alvaro Morata memberikan umpan terhadap Gavi dan ia menyarangkan golnya melalui kaki kanannya dan ini dianggap salah satu penampilan skil yang jauh luar biasa sampai sejauh ini di Piala Dunia 2022. Kontribusinya membuatnya dianugerahi gelar pemain terbaik di pertandingan tersebut.

Rodrygo Senang Dapat Bermain Dengan Neymar Jr Di Piala Dunia

Rodrygo Senang Dapat Bermain Dengan Neymar Jr Di Piala Dunia Penyerang Real Madrid Rodrygo mengatakan rasa bangga atas peluang bermain dengan Neymar Jr di timnas Brasil di Piala Dunia 2022.

Piala Dunia 2022 akan segera berlangsung dan Brasil datang ke Qatar dengan ekspektasi tinggi di bawah pimpinan Neymar Jr. Dalam sebuah konferensi pers, Rodrygo menjelaskan mengapa dia sangat senang bermain di samping penyerang Paris Saint-Germain tersebut.

“Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan untuk dapat bermain dengannya. Ia merupakan idola saya. Saya selalu melihatnya bermain dan dia selalu menjadi pemimpin di tim nasional,” katanya.

Baca Juga:Sembuh Dari Luka, Lucas Hernandez Bersiap Tempur Di Piala Dunia 2022

“Itu telah terjadi ketika dia berada di Santos. Dia punya bakat yang sangat luar biasa. Dia mengumpulkan cukup banyak kepercayaan diri terhadap para pemain muda di tim. Dia pria yang sangat luar biasa, dia membawa begitu banyak kualitas serta kepercayaan diri ke grup ini,” lanjutnya.

Martinelli Katakan Penolakan Dari Man United Di Masa Lampau

Martinelli Katakan Penolakan Dari Man United Di Masa Lampau Bintang muda Arsenal yakni Gabriel Martinelli, mengatakan pengalaman uji coba yang dilakukannya di Man United sebelum ditolak oleh tim berjuluk Setan Merah tersebut.

Martinelli sendiri melakukan perjalanan ke Manchester pada tahun 2015 dan akan melakukan beberapa kunjungan lagi selama dua tahun ke depan guna  berpartisipasi dalam sesi latihan di Carrington di bawah asuhan para pelatih Setan Merah.

Man United tak menindaklanjuti minat awal tersebut, dengan Martinelli balik ke Brasil di mana dia segera meneken kontrak profesional pertamanya tersebut dengan Ituano.

Pada tahun 2019, Arsenal membuat suatu langkah kejutan dengan membawa Martinelli ke Emirates Stadium dalam persetujuan senilai cuma 6 juta pound sterling.

Baca Juga: Foden Katakan Perbedaan Antara Haaland Dan Kane

Dalam sebuah sesi wawancara Martinelli berbicara panjang lebar perihal  pengalamannya bersama Manchester United, mengungkapkan bahwa dia sangat ingin bergabung dengan juara Premier League 20 kali tersebut sejak usia ia 13 tahun.

“Ada proyek dengan Man United, saya melakukan beberapa uji coba di sana. Itu tak berhasil namun saya pergi ke sana empat atau lima kali,” ucap pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap tersebut.

“Manchester United punya beberapa pengintai di Brasil dan mereka melihat saya bermain, mereka mengadakan pertemuan dengan ayah saya, dan kemudian berhasil.

Richarlison Katakan Perjalanan Yang Begitu Sulit Menjelang Debut Di Piala Dunia

Richarlison Katakan Perjalanan Yang Begitu Sulit Menjelang Debut Di Piala Dunia Bintang Tottenham yakni Richarlison de Andrade berharap dapat bersinar di Piala Dunia ketika bermain untuk Brasil di Qatar tersebut. Sang pemain mengatakan ia harus melewati perjalanan sukar di masa kecilnya sampai akhirnya dapat mewakili negaranya tersebut.

Bintang Tottenham Richarlison mengatakan perjalanan sulitnya di masa anak-anak yang akhirnya membawanya untuk debut di Piala Dunia bersama timnas Brasil. Sang striker sendiri terpilih masuk tim negaranya untuk turnamen di Qatar selepas tampil impresif yang menghantarkan negaranya meraup akan emas di Olimpiade musim panas 2021 silam.

Baca Juga: Raphael Tanggapi Permasalahan Ronaldo Dengan MU

Richarlison memenangkan medali emas untuk negaranya selepas menang atas Spanyol di extra time dan menyelesaikan turnamen sebagai top skor. Satu tahun kemudian ia merampungkan pemindahannya ke London utara dengan kisaran nilai mencapai 60 Juta Pound dari Everton.

Pemain yang kini 25 tahun tersebut terlihatnya sudah mulai untuk beradaptasi dengan cukup baik di tim besutan Antonio Conte dan mengatakan masa sulit di awal kehidupannya di negara kelahirannya. Ia mengakui bahwa kehidupannya mungkin akan sama sekali berbeda bila bukan karena dukungan dari keluarganya.

Lionel Katakan Beberapa Negara Sebagai Favorit Di Piala Dunia

Lionel Katakan Beberapa Negara Sebagai Favorit Di Piala Dunia Lionel Messi akan kembali memikul harapan Argentina di Qatar ketika mereka berupaya untuk mengantarkan gelar Piala Dunia ketiga untuk Albiceleste dan yang pertama sejak tahun 1986.

Terkait akan kesempatan Argentina untuk menjuarai Piala Dunia, Lionel Messi menilai Brasil, Prancis, dan Inggris sebagai ancaman terbesar untuk negaranya guna mewujudkan impian tersebut.

“Setiap kali kami berbicara perihal calon, kami selalu berbicara tentang tim yang sama. Bila saya harus menempatkan beberapa negara sebagai favorit, saya berpikir Brasil, Prancis, dan Inggris sedikit di atas yang lain. Namun Piala Dunia amat susah serta rumit sehingga apa pun dapat saja terjadi,” ucap  Messi.

Baca Juga: Inggris Sudah Sampai Di Doha Menjelang Piala Dunia 2022

Messi bersama Argentina melaju ke final Piala Dunia tahun 2014 namun menderita kekalahan di perpanjangan waktu dari Jerman. Oleh sebab itu, pemain yang kini berusia 35 tahun tersebut ingin mereka jauh lebih hati-hati di Piala Dunia kali ini.

“Kami sangat bersemangat. Kami punya  tim yang amat bagus yang sangat bersemangat, namun kami berpikir untuk maju sedikit demi sedikit,” ucap Messi.

Pep Guardiola Latih Selama Tiga Musim

Pep Guardiola Latih Selama Tiga Musim Gelandang Manchester City yakni Rodri, menceritakan pengalamannya bagaimana rasanya dilatih oleh Pep Guardiola selama tiga musim bermain untuk tim The Cityzens.

Rodri sendiri didatangkan oleh Man City dari Atletico Madrid pada musim panas tahun 2019 yang lalu. Waktu itu dia didatangkan oleh Man City untuk menjadi pengganti bagi Fernandinho. Tapi musim ini dia baru sepenuhnya menggantikan bintang yang berasal dari Brasil tersebut usai memutuskan untuk pulang kampung ke negara asalnya tersebut.

Sang pemain tersebut menceritakan pengalamannya dilatih selama tiga musim oleh Pep Guardiola. Guardiola sendiri dia dikatakan sanggup membuat dirinya menjadi sosok pemain yang jauh lebih baik.

Baca Juga: Pilih Main Bagus Atau Pergi Dari Man United

“Dia menjadikan saya pemain yang berbeda, seorang pemain top dalam arti pengetahuan tentang permainan, bagaimana caranya untuk bersikap, menjalankan peran di dalam tim serta beberapa aspek penting lainnya dalam permainan,” kata sang pemain.

“Saya amat bahagia serta berterima kasih atas apa yang sudah dia perbuat. Dia merupakan salah satu manajer terbaik dan satu hal yang paling membuat saya terkesan ialah dia sduah memenangkan segalanya.”

Profil Penyerang Baru Arsenal Gabriel Martinelli

Profil Penyerang Baru Arsenal Gabriel Martinelli Gabriel Martinelli yang memiliki nama lengkap yakni Gabriel Teodoro Martinelli Silva. Dia merupakan sosok pesepak bola brasil kelahiran tanggal 18 Juni 2001.

Lahir serta besar di Guarulhos, Martinelli sendiri memulai karir tim seniornya bermain untuk Ituano, sebelum meneken kontrak dengan Arsenal pada bulan Juli 2019 sewaktu ia berumur berusia 18 tahun.

Di level internasional sendiri sosok Martinelli mewakili Brasil U-23.

Gabriel Martinelli membantu Brasil memenangkan Emas Olimpiade dalam sepak bola pria di Olimpiade Musim Panas tahun 2020.

Baca Juga: Martinelli Berharap Arteta Akan Perpanjang Kontraknya di Arsenal

Ia masuk kedalam tim 25 pemain senior Brasil pada tanggal 11 Maret 2022 untuk kualifikasi Piala Dunia tahun 2022 melawan Chili dan Bolivia.

Martinelli melakukan debut internasionalnya sewaktu ia masuk sebagai pemain pengganti untuk Vinícius Júnior untuk bermain di 14 menit terakhir dari kemenangan 4−0 Brasil atas Cile di Stadion Maracana.

Gabriel Jesus Kesal Sebab Produktivitas Akan Golnya Terhambat

Gabriel Jesus Kesal Sebab Produktivitas Akan Golnya Terhambat – Sang penyerang arsenal yakni Gabriel Jesus kesal terhadap dirinya sendiri sebab gagal dalam mencetak gol ketika timnya sendiri diimbangi oleh Southampton pada minggu ke-13 Liga Inggris. Pada hari Minggu kemarin (23/10/2022) Arsenal ditahan imbang dengan skor 1-1 sewaktu berkunjung ke kandang Southampton di Stadion St.Mary.

Menang terlebih dahulu berkat gol Granit Xhaka pada menit ke-11, Arsenal sendiri kebobolan akan gol si Stuart Armstrong. Saat ini, Arsenal sendiri terpaut akan dua angka pada puncak klasemen sementara Liga Inggris dari Manchester City pada posisi kedua.

Secara khusus, Gabriel Jesus yakni si penyerang Arsenal menyesalakan akan kegagalannya mencetak gol pada pertandingan melawan si Southampton. Pemain yang memakai nomor punggung 9 tersebut tercatat telah absen mencetak gol terhadap lima pertandingan terakhir si Arsenal.

“Saya tak tahu penyebabnya. Bila saya tahu saya pasti akan mengatakannya. Yang jelas hal yang dapat saya perbuat ialah terus berupaya, berjuang dan terus memperbaiki akan performa,” ucap Gabriel Jesus.

“Seperti yang dapat saya ucapkan, saya ada di Arsenal untuk mencetak gol serta juga membantu Arsenal. Saya mengerti akan keadaan saat ini.”

Baca Juga: SEPAK BOLA LIGA 1 JADWAL LENGKAP PSIS SEMARANG

“Tentu saja, saya sendiri akan secepatnya mencetak gol kembali,” tutur Jesus.

Sejak dibawa dari Man City sewaktu awal musim, Gabriel sendiri telah menyumbangkan lima gol yang semua terjadi di Liga Inggris.

Beberapa gol dari pemain yang berasal dari Brasil tersebut juga yang turut dalam membantu The Gunners sendiri naik ke puncak klasemen sementara Liga Inggris musim 2022-2023.

Tapi, gol terakhir si jesus terjadi pada tanggal 1 oktober 2022 sewaktu Arsenal menang 3-1 atas Tottenham Hotspur pada derbi London Utara yang mewarnai minggu kedelapan Liga Ingrris.

Gabriel juga mengakui hasil seri kontra Southampton membuat kecewa seluruh anggota tim Arsenal.

“Semua orang terlihat sedikit kecewa sebab kami tahu Arsenal dapat menang. Kami membuat banyak peluang namun tidak menyelesaikannya dengan baik,” tutur Gabriel.

“Keadaan tersebut juga sulit diterima, namun Arsenal sendiri harus bangkit untuk memperbaiki diri serta kembali menang,” ujarnya.

Pada Minggu (30/10/2022) pukul 21.00 WIB Arsenal sendiri akan menjamu Nottingham Forest di Emirates dalam lanjutan Liga Inggris.

Mereka sendiri terlebih dahulu akan memerani matchday 6 Liga Europa versus PSV Eindhoven di Stadion Philips, Eindhoven, Belanda, Kamis (27/10/2022) pukul 23.45 WIB.