Komentar Berdatangan Akibat Kegagalan MU Di Liga Champions

Komentar Berdatangan Akibat Kegagalan MU Di Liga Champions

Onestopfootball.net – Manajer Manchester United membuat pengemar kecewa kehinga hal ini membuat banyak sekali komentar butuk tentang tim. Mereka berangapan kalau MU semakin hari semakin memburuk. Berikut akan di ulas Onestopfootball.net selengkapnya di bawah ini

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui hasil ini merupakan kinerja buruk, baik secara khusus, selama pertandingan, atau bahkan sepanjang musim ini.

“Lebih dari 90 menit, kami tidak cukup baik. Kami tidak bisa menggunakan peluang, ketika kami bisa menyelesaikan pertandingan sejak awal,” kata Solskjaer dikutip dari Sky Sports. “Kami sedang berada jauh di level saat ini (dari Liverpool dan Manchester City), tapi itulah ukuran tantangannya dan ini merupakan tantangan besar bagi kami. Saya yakin kami akan berhasil,” lanjut Solskjaer. Manchester United gagal menang dalam empat pertandingan terakhir Premier League. Perinciannya, kalah beruntun masing-masing 0-4 dan 0-2 dari Everton (21/4/2019) dan Manchester City (25/4/2019) serta ditahan Chelsea dan terbaru, Huddersfield Town, dengan skor indentik, 1-1. Kegagalan finis di posisi empat besar jelas jadi pukulan telak buat tim sebesar Manchester United. Apalagi kini mereka hanya berkiprah di Liga Europa, alih-alih Liga Champions yang lebih bergengsi. Berikut beberapa komentar menarik yang menghiasi media massa pasca kegagalan Manchester United menempati posisi empat besar di Premier League 2018-2019.

Manchester United Kini Menyedihkan
Penampilan Manchester United yang mengecewakan setelah melawan Huddersfield mendapatkan komentar pedas dari Gary Neville. Mantan pemain Manchester United tersebut menilai Manchester United seperti sekelompok orang yang putus asa. “Tidak ada yang saya sukai dari tim United ini sama sekali. Ini sangat mengerikan. Lihat mereka. Mereka adalah kelompok orang yang paling menyedihkan,” ujar Neville dikutip dari Sky Sports. “Ini bukan tim sama sekali. Alangkah baiknya klub mendapat direktur olahraga yang berpengalaman untuk membantu,” lanjut Neville.

Baca juga : Manchester City Pasti Menang Menurut Pep Guardiola

Pembelaan Ashley Young
Berbanding terbalik dengan apa yang dilontarkan Gary Neville, Kapten Manchester United, Ashley Young, memahami kekecewaan terhadap timnya setelah diimbangi Huddersfield. Namun, ia berdalih, pemain juga tak bisa memahami apa penyebab kemerosotan mereka akhir-akhir ini. “Saya tidak terlalu yakin apa itu. Bisa jadi ada beberapa hal,” ujar Ashley Young. “Ini pukulan besar bagi klub seperti Man United (tidak finis di empat besar). Ini mengecewakan. Saya sudah mengatakan, ketika Anda berbicara tentang klub seperti Man United dan Anda berjuang untuk empat teratas, bukan itu yang ingin Anda bicarakan,” lanjut Young. “Kami harus berbicara tentang yang lebih tinggi, memenangi trofi dan gelar. Saya yakin Ole dan staf akan siap selama musim panas dan siap untuk untuk musim depan,” kata Young dikutip dari Sky Sports.

Manchester City Pasti Menang Menurut Pep Guardiola

Manchester City Pasti Menang Menurut Pep Guardiola

Onestopfootball.netManager Manchester City sangat percaya diri akan timnya. Manager Manchester City atau Pep Guardiola mengatakan bahwa timkan sudah pasti akan memabwa pulang piala tahun ini. Jika anda penasaran dengan berita lengkapnya berikut ulasannya menurut Onestopfootball.net dibawah ini.

Manajer Manchester City Pep Guardiola optimis bahwa ia dapat memenangkan gelar Liga Premier. Itu terungkap setelah Manchester City memenangkan kemenangan atas Leicester City. Satu gol tunggal dari Vincent Kompany dijamin kemenangan Manchester City di pertandingan minggu 27. Hasil ini membuat Citizens kembali ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool.

Kemenangan itu membuat Pep Guardiola merasa yakin kalau timnya kembali akan mengamankan gelar Premier League pada musim ini.

“Satu pertandingan lagi dan saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang sulit seperti hari ini. Brighton tampil bagus ketika melawan Arsenal,” ujar Guardiola.

“Namun, saya yakin kalau gelar juara sudah ada di genggaman kami. Manchester City sempat tertinggal tujuh poin dari Liverpool, jangan lupakan itu.”

“Kami harus menunjukkan performa layaknya tim juara pada saat menghadapi Brighton,” ungkap Guardiola.

Manchester City akan menjalani laga tandang pada laga pekan terakhir. The Citizens diprediksi bisa meraih hasil positif karena status Brighton yang merupakan klub papan bawah.

Baca juga : Naik Ke Pringkat Lina Club Ac Milan

3 Poin Menuju Gelar
Peluang Manchester City untuk meraih tiga poin pada laga pekan terakhir sangat besar. Hal itu dikarenakan status Brighton yang tidak pernah menang dalam sembilan laga terakhir yang mereka jalani.

Saat ini, Brighton menempati peringkat ke-17. Brighton dipastikan bertahan di Premier League pada musim mendatang. Hal itu dikarenakan poin mereka sudah tidak lagi bisa dikejar Cardiff City yang ada di peringkat ke-18.

Manchester City memiliki catatan positif setiap bertemu Brighton. Pada tiga pertemuan terakhir, The Citizens selalu meraih kemenangan atas Brighton.

Naik Ke Pringkat Lima Club Ac Milan

Naik Ke Pringkat Lina Club Ac Milan

Onestopfootball.netPertandingan kemarin di menangkan Ac Milan dengan hasil skor 2 – 1 atas bologna. Sehinggal hal ini membuat Ac Milan naik peringkat menjadi lima. Kali ini Ac milan harus menang terus agar bisa membawa pulang kemenangan. Berikut ulasan lengkapnya Onestopfootball.net tentang kenaikan pringkat Ac Milan dibawah ini.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso senang setelah timnya memenangkan kemenangan atas Bologna di link sbobet88. Rossoneri menang 2-1 dan memegang kesempatan untuk finis di empat besar. “Kami mendapat poin penting dalam pertandingan melawan Bologna.” Kami bisa mempertahankan harapan kami lolos ke Liga Champions, “kata Gattuso.

“Kami tidak berada dalam kondisi yang bagus. Jadi harus berusaha keras untuk meraih poin maksimal.”

“Para pemain marah kepada saya, karena saya membuat mereka tidak bertemu dengan keluarganya selama lima hari. Jadi saya mint mereka untuk meluapkan kemarahan dalam pertandingan.”

“Kami hanya ingin bermain sederhana dan mengindari kesalahan, itu saja kunci kemenangan AC Milan pada laga tadi,” ungkap Gattuso.

Kemenangan AC Milan atas Bologna membuat mereka naik ke peringkat kelima dengan selisih tiga poin dari Atalanta yang ada di posisi keempat. Rossoneri masih memiliki tiga laga sisa untuk berjuang meraih poin maksimal.

Baca juga : Arsenal Berpeluang Besar Masuk Final Liga Eropa

Perselisihan dengan Tiemoue Bakayoko
Kemenangan AC Milan atas Bologna diwarnai dengan pertikaian yang terjadi di bangku pemain pengganti Rossoneri. Gattuso sempat bertukar pendapat dengan Tiemoue Bakayoko.

Awalnya, Gattuso meminta Bakoyoko untuk melakukan pemanasan. Namun, pemain tersebut menyikapinya dengn lamban.

Akhirnya, Gattuso memilih untuk memasukkan Jose Mauri untuk menggantikan Lucas Biglia yang mengalami cedera. Hal itu membuat Bakayoko berang.

“Apa yang terjadi di bangku pemain pengganti kami adalah masalah internal AC Milan. Saya akan menyelesaikannya di ruang ganti klub, bukan di depan publik.”

“Kami menggunakan jersey yang terhormat, sudah sepantasnya ia menunjukkan rasa hormat.”

“Seorang pemain boleh saja mengatakan apa pun tentang saya. Namun, mereka harus memiliki rasa hormat untuk rekan setimnya dan menjaga atmosfer di ruang ganti,” ungkap Gattuso.

Arsenal Berpeluang Besar Masuk Final Liga Eropa

Arsenal Berpeluang Besar Masuk Final Liga Eropa

Onestopfootball.net – Arsenal dalam pertandingan kemarin dan memenang dengan skor 3 – 1 atas Valencia. Hal ini membuat Arsenal berpeluang besar untuk masuk ke babak final. Berikut ini Onestopfootball.net akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Manajer Arsenal Unai Emery meyakinkan pendukungnya bahwa The Gunners kemungkinan akan terus tampil di Liga Champions musim depan. Itu membuat Arsenal serius memainkan permainan Liga Champions. Arsenal jelas tidak berhasil menduduki empat besar di klasemen Liga Premier. Itu dikonfirmasi setelah mereka bermain imbang dengan Brighton selama akhir pekan. Meskipun kecewa, Emery memastikan anak asuhnya masih berhasrat untuk mengantarkan Arsenal ke Liga Champions melalui jalur alternatif.

“Para pemain sudah mengerti fokus yang harus mereka utamakan. Mereka bisa mengubah rasa kecewa menjadi semangat yang positif,” ujar Emery.

“Kami akan memiliki mentalitas yang kuat. Kami akan mencoba untuk mengamankan gelar di Liga Europa.”

“Kami tak bisa menempati empat besar di Premier League. Jadi target kami sudah bergeser.”

“Kami akan berusaha keras untuk menjadi juara Liga Europa, dengan begitu kami akan tampil di Liga Champions musim mendatang,” ungkap Emery.

Arsenal unggul atas Valencia pada semifinal Liga Europa. Pada pertemuan pertama di Emirates Stadium, The Gunners menang dengan skor 3-1. Skor tersebut membuat Arsenal berpeluang besar untuk menembus babak final Liga Europa.

Baca juga : Manchester United Kalah Ini Akibatnya

Peluang Berjumpa Chelsea
Dua tiket Liga Champions tersisa di Premier League dipastikan jatuh ke tangan Chelsea dan Tottenham Hotspur. Hal itu membuat Arsenal mengalihkan fokus ke Liga Europa. Namun, Arsenal berpeluang bertemu Chelsea yang juga melaju ke babak semifinal. The Blues berhadapan dengan wakil Jerman, Eintracht Frankfurt.Jika Chelsea mampu menang pada laga semifinal, dan Arsenal menyingkirkan Borussia Dortmund, kedua klub asal Inggris itu berpeluang bertemu di final. Hal itu bisa menjadi keuntungan untuk Arsenal, karena mereka sudah mengetahui gaya bermain Chelsea, begitu juga sebaliknya.

Manchester United Kalah Ini Akibatnya

Manchester United Kalah Ini Akibatnya

onestopfootball.net – Banyak yang bertanya-tanya mengapa semakin hari Manchester United semakin terpuruk ke belakang. Penjelasan dari yang di lihat pengemar di karenakan faktor di bawa ini yang akan dibahas lengkap oleh Onestopfootball.net. Anda penasaran berita selengkapnya berikut ulasan lengkapnya:

Manchester United telah mengalami penurunan kinerja yang signifikan sejak pejabat klub menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer secara permanen. Sejak itu, United hanya mampu memenangkan dua kemenangan dalam enam pertandingan yang mereka mainkan, sementara sisanya berakhir dengan kekalahan. Dunia merasakan sebaliknya bagi manajer Norwegia.

Dua kemenangan tersebut juga tidak diraih oleh Setan Merah secara meyakinkan, keduanya dengan skor 2-1 atas Watford dan West Ham United di Old Trafford. Mereka juga telah tersingkir dari kompetisi Liga Champions setelah dikalahkan dalam babak perempat final oleh Barcelona.

Berikut adalah alasan yang menyebabkan Manchester United mengalami penurunan performa yang signifikan sebulan belakangan, seperti diulas 90min.

Pertahanan Buruk
David de Gea memang dapat dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia berkat konsistensi yang ditunjukkannya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hal itu sekaligus memperlihatkan buruknya kualitas dari lini pertahanan Manchester United. Sebagai tim yang selalu memperoleh pendapatan dan keuntungan yang besar dari berbagai sektor, melihat pemain-pemain seperti Chris Smalling dan Phil Jones masih mengisi lini pertahanan tim sekelas Manchester United adalah sesuatu yang membingungkan.

Stok Gelandang Jangkar Berkelas Minim
Pemain yang diturunkan sebagai gelandang bertahan dalam sebuah tim tidak hanya memiliki tugas untuk menjadi penghubung antara lini belakang dan depan, tetapi juga untuk membantu para pemain di lini belakang menghadapi gempuran serangan dari lawan yang mereka hadapi. Saat ini Manchester United tidak memiliki pemain berkualitas tinggi untuk mengisi posisi tersebut. Nemanja Matic sudah tidak dapat bersaing dengan lawan-lawan yang memiliki kecepatan tinggi, Fred dan Scott McTominay masih harus beradaptasi, sementara Ander Herrera nampak akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim.

Baca juga : Cerita Manis Inggris Menang Telak

Terlalu Bergantung pada Marcus Rashford dan Anthony Martial
Memiliki pemain-pemain di lini depan yang dapat mengacaukan pertahanan lawan mereka dengan pergerakan berkecepatan tinggi merupakan aset yang berharga bagi tim manapun, tak terkecuali bagi United yang memiliki Marcus Rashford dan Anthony Martial. Tetapi kedua pemain tersebut juga memiliki batasan yang perlu ditutupi oleh rekan-rekan mereka, dan ketergantungan yang dirasakan oleh Setan Merah terhadap Rashford dan Martial saat ini justru menghambat mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Taktik Solskjaer Monoton
Penerapan taktik yang tepat adalah sebagian kunci untuk menentukan peluang bagi sebuah tim untuk meraih kemenangan dalam pertandingan yang mereka jalani. Persiapan jelang pertandingan dan reaksi saat laga itu berlangsung, menjadi dua aspek yang harus diperhatikan oleh setiap pelatih. Sejauh ini Ole Gunnar Solskjaer belum mampu menunjukkan penerapan yang maksimal dari dua aspek tersebut, dan masih perlu waktu untuk mengembangkan kemampuannya sebagai seorang pelatih.

Kontrak Permanen yang Terlalu Buru-buru
Sejak menggantikan posisi Jose Mourinho dengan kapasitas interim pada Desember 2018, Ole Gunnar Solskjaer menjalani 19 pertandingan di seluruh kompetisi dan mampu meraih 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Hal itu membuat manajemen Manchester United memberikannya kontrak permanen dengan durasi tiga tahun, keputusan yang diambil berdasarkan suasana di dalam klub saat itu dan reaksi dari para pendukung. Tetapi saat ini keputusan tersebut terlihat diambil terlalu cepat. Ekspektasi yang tinggi yang tidak sesuai dengan kualitas skuat menyebabkan adanya penurunan performa yang langsung membuat kualitas Solskjaer diragukan.

Cerita Manis Inggris Menang Telak

inggrisa

Onestopfootball.net – Tim nasional Inggris mencapai hasil maksimal dalam “periode pertama” klasifikasi Piala Eropa 2020. Armada Gareth Southgate memenangkan kemenangan kedua setelah menggandakan Montenegro dengan skor 5-1 di City Stadium, Podgorica, tadi malam. Hasil maksimal menjadikan Inggris sebagai pemimpin Grup A dengan 6 poin dan Judi Bola 7Meter, diikuti oleh Bulgaria (2), Kosovo (1) dan Montenegro (1). Selain itu, The Three Lions menjadi salah satu tim paling produktif dengan catatan 10 gol.

Produktivitas mesin gol Timnas Inggris terjadi pada dua laga. Sebelum Montenegro, korban Raheem Sterling dkk adalah Republik Ceska. Tadi malam, mereka kembali memerlihatkan sebagai kandidat utama tim yang pertama lolos ke putaran final Piala Eropa 2020.

Pada laga di kandang Montenegro, Inggris sempat terkejut dengan gol tuan rumah yang berasal dari aksi Marko Vesovic pada menit ke-17. Namun, Inggris bereaksi positif, dan menceploskan lima gol via Michael Keane (30′), Ross Barkley (38′, 59′), Harry Kane (71′) dan Raheem Sterling (80′).

Berikut ini beberapa catatan menarik seusai Inggris menekuk Montenegro pada ajang Kualifikasi

Baca juga : Odoi Senang Ikuti Debut Inggris

Fakta Menarik

  1. Inggris mencetak lima gol atau lebih dalam dua pertandingan beruntun, dan ini terjadi untuk kali pertama sejak November 1984.
  2. Raheem Sterling berperan dalam tujuh gol dalam empat laga terakhir bersama Timnas Inggris, yakni 6 gol dan 1 assist.
  3. Harry Kane mencetak 17 gol dalam 20 pertandingan di bawah asuhan Gareth Southgate.
  4. Jordan Henderson merasakan pertandingan ke-50 bersama Timnas Inggris. Ia menjadi pemain ke-59 yang merasakan hal tersebut.
  5. Ross Barkley mencetak dua gol bagi Timnas Inggris tadi malam. Statistik tersebut menyamai koleksi golnya dalam 26 pertandingan sebelumnya bersama The Three Lions.
  6. Gol Ross Barkley menjadi yang pertama untuk Timnas Inggris dicetak dan diumpan oleh pemain Chelsea sejak September 2007. Kala itu, Shaun Wright-Philips menjebol jala lawan berkat umpan Joe Cole.
  7. Ross Barkley mencetak gol dan assist untuk Timnas Inggris. Pencapaian tersebut menjadi yang kedua dan kali pertama sejak September 2015 kontra San Marino.
  8. Ross Barkley melakukan assist dalam dua pertandingan beruntun bersama Timnas Inggris, dan itu untuk kali pertama sepanjang kariernya.
  9. Callum Hudson-Odoi menjadi pemain termuda kedua Inggris yang berlaga di ajang resmi. Tadi malam, Hudson-Odoi berusia 18 tahun dan 138 hari. Ia hanya kalah dari Wayne Rooney, 17 tahun dan 160 hari, saat berhadapan denagn Turki pada April 2003.

Odoi Senang Ikuti Debut Inggris

gembira

Onestopfootball.net – Kesenangan Hudson-Odoi karena mengikuti debut apakah alasan dari kesenanggannya simak di ulasan berikut ini. Chelsea muda, Callum Hudson-Odoi, sangat senang setelah melakukan debut di Sbobet888 tim nasional Inggris. Hudson-Odoi berharap memiliki lebih banyak peluang. Tim nasional Inggris mengalami pertandingan pembukaan kualifikasi Grup A Euro 2020 dengan sempurna. Mereka dirayakan dengan gol 5-0 di gawang Republik Ceko di Wembley, Sabtu (23/3/2019). Dalam pertandingan tersebut, Raheem Sterling menjadi bintang setelah mencetak hattrick. Dua gol Inggris sisanya berasal dari penalti Harry Kane dan gol bunuh diri Tomas Kalas.

Hudson-Odoi sendiri mendapat kesempatan bermain dalam pertandingan tersebut selama 20 menit terakhir. Ia dimasukkan pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate untuk menggantikan Sterling.

Hudson-Odoi Senang

Hudson-Odoi jelas merasa sangat senang bisa mendapat caps pertamanya bersama pasukan The Three Lions. Ia pun tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya.

“Saya benar-benar senang. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang karena membantu saya sampai di sini dan mendapatkan kesempatan untuk bermain hari ini adalah perasaan yang luar biasa di depan pendukung tuan rumah juga. Mudah-mudahan bisa mendapat kesempatan lagi,” kata Hudson-Odoi kepada Sky Sports. Hudson Odoi jelas merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan memperkuat timnas Inggris. Ia masih tak percaya bisa membela negaranya untuk pertama kalinya.

Baca juga : Pecahkan Rekor Legenda MU

“Saya tidak bisa mempercayainya (ketika saya disuruh bersiap-siap). Saya tidak berpikir itu nyata. Saya melihat-lihat kerumunan dan semua orang tampak bahagia – saya tidak percaya,” imbuhnya.

“Saya tidak tahu harus berbuat apa, tapi saya senang, dan mudah-mudahan akan ada banyak kesempatan lagi yang datang.”

Debutan terbuka

Saat bermain melawan Rep Ceko itu, Hudson-Odoi mencatatkan rekor baru bagi timnas Inggris. Pada usia 18 tahun 135 hari, pemain Chelsea itu menjadi debutan termuda Inggris di pertandingan resmi internasional. Hudson-Odoi melewati rekor Duncan Edwards yang ditetapkan pada tahun 1955. Dengan Jadon Sancho juga berada di atas lapangan, itu adalah pertama kalinya dalam 138 tahun Inggris memiliki dua pemain berusia 18 tahun atau lebih muda di tim.

Pecahkan Rekor Legenda MU

pemain bola

Onestopfootball.net – Sahabat one stop foot ball kali ini berita yang sangat mendebarkan. Gimana tidak, Rekor dari legenda MU yang selama ini belum terpecahkan Sbobet303 namun sudah ada kandidat penganti untuk peringkat rekor tersebut yaitu Hudson Odoi mungkin nama ini sudah tidak asing bagi kalian pecinta tim Chelsea. Pemain ini Mencetak rekor terbarunya, Penasaran dengan ulasan one stop foot ball kali ini. Berikut ulasan di bawah ini :

Wonderkid Chelsea Callum Hudson-Odoi  menorehkan pencapaian yang mengerikan. Pekan lalu Hudson Odoi telah berhasil memecahkan rekor milik legenda Manchester United Duncan Edwards di timnas Inggris.

Hudson Odoi menjalani debut bersama timnas Inggris senior pada Jumat (22/3/2019) malam. Dia masuk untuk menggantikan Raheem Sterling saat Inggris menang 5-0 atas Republik Ceko.

Dengan dimainkan melawan Ceko maka Hudson Odoi kini telah masuk  di dalam buku rekor timnas Inggris terbaru. Dia menjadi pemain timnas termuda dalam sejarah timnas Inggris yang melakukan debut di kompetisi resmi kali ini.

Saat dimainkan di lapangan hijau Hudson Odoi baru berusia 18 tahun dan 135 hari. Rekor sebelumnya dimiliki Edwards. Pemain MU itu debut di laga resmi bersama The Three Lions pada April 1955 kala melawan Skotlandia.

Baca juga : Timnas Inggris Jadi Sorotan Dunia

Di Sorot Banyak Klub

Hudson Odoi merupakan salah satu talenta paling berbakat yang dimiliki Inggris pada saat ini. Dia diyakini bisa menjadi pemain besar layaknya Neymar, Messi, Ronaldo di masa mendatang. Tinggal menunggu waktu jikalau dia berusaha dan tetap mengasa ilmu di lapangan hijau dalam kurun waktu dekat ini akan menghasilkan sesuatu yang sangat mengemparkan Karena Kehebatan Hudson Odoi membuat Juventus, Manchester United dan Bayern Munchen sangat berminat merekrutnya untuk bermain  di musim panas mendatang.

Latar belakang Singkat

Callum Hudson Odoi (lahir di Wandsworth, 7 November 2000; umur 18 tahun) adalah seorang pemain sepak bola berkewarganegaraan Inggris yang bermain untuk klub Chelsea F.C. pada posisi sebagai  Penyerang. Callum Hudson Odoi bermain untuk klub Chelsea F.C. sejak tahun 2017 .

Gimana kerenkan Hudson Odoi yang telah mencetak sejarah ini kiranya dengan keseriusan dia di lapangan hijau bisa memberi cerita baru untuk masa mendatang. Terima kasih

Timnas Inggris Jadi Sorotan Dunia

a tim inggris

Onestopfootball.net – Tim nasional Inggris menunjukkan kinerja yang sangat baik di babak penyisihan grup kualifikasi untuk Eurocup 2020. Dua pertandingan telah dimainkan. Hasil yang dicapai: dua kemenangan, mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu gol. Laga pertama Inggris adalah ketika mereka menjamu Republik Ceko di Wembley pada Sabtu (23/3). Harry Kane dan teman-temannya menang dengan mudah. Lima gol dicetak tanpa Inggris, meski dari Republik Ceko.

Pada laga kedua, Timnas Inggris menjalani laga tandang di markas Montenegro (26/3), Selasa dini hari WIB. Lima gol kembali dicetak oleh Inggris. Bedanya, kali ini gawang Jordan Pickford harus kebobolan satu gol. Inggris menang 5-1. Performa Timnas Inggris membuat Gareth Southgate sangat senang. Bagaimana tidak, menurut Southgate, Timnas Inggris sejatinya hanya mencoba bermain dengan cara sederhana. Namun, eksekusi di atas lapangan sangat efektif sehingga banyak gol tercipta.

“Sangat senang,” buka Southgate dikutip dari ITV.

“Permainan ini sederhana karena kami berbicara sepanjang minggu tentang cara bermain di sisi lapangan dan memastikan kami tidak mengalami kebuntuan di sisi sayap dan pemain sayap kami sangat produktif,” ucap Southgate.

Sektor Sayap

Dari dua laga tersebut, sektor sayap memang jadi tumpuan serangan Inggris pada saat ini. Pada laga melawan Ceko misalnya, Raheem Sterling jadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick. Sementara, Callum Hudson-Odoi dan Jadon Sancho juga punya peran yang penting saat berada di lapangan.

Southgate juga menyoroti mental para pemain Timnas Inggris yang dia nilai sudah lebih tangguh. Hal ini tergambar saat Inggris menang atas Montenegro pada laga yang digelar di Stadion Pod Goricom, di markas lawan.

Baca juga : Timnas Inggris Sangat Mengerikan

Balikkan Situasi

Inggris lebih dulu tertinggal pada menit ke-17. Namun, setelah itu mereka justru mampu membalikkan situasi dengan mencetak lima gol beruntun. Southgate merasa jika situasi ini akan sulit terjadi di masa lalu.

“Tim ini mampu bangkit usai tertinggal lebih dulu di tempat yang sangat sulit bagi kami sebelumnya. Mereka menunjukkan karakter yang bagus dan ini adalah ujian yang tepat bagi timnas Inggris,” tandas Southgate.

Timnas Inggris Sangat Mengerikan

tim inggrisss

Onestopfootball.net – Kali ini yang menjadi sorotan publik adalah timnas inggris dikarenakan kengeriaannya saat dilapangan dan lebih banyak memiliki pemain – pemain bintang dan banyak lagi genarai – generasi mudah yang sangat berbakat akan bermunculan. Berikut ulasan di bawah ini menurut one stop foot ball.

Raheem Sterling tampil sebagai bintang pada pertandingan ini. Pemain Manchester City itu sukses mencetak hattrick pada menit 24′, 62′, dan 68′. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh penyerang Tottenham Hotspur, Hary Kane (45+2) dan gol bunuh diri T Kalas (84′).

Timnas Inggris kembali mengamuk saat bertandang ke markas Montenegro tiga hari berikutnya. Di Stadion Pod Goricom, Podgorica, Inggris membenamkan tuan rumah 5-1. Lima gol Three Lions dicetak Michael Keane (30′), Ross Barkley (38′ dan 59′), Harry Kane (71′), dan Raheem Sterling (80′). Sementara gol Montenegro dicetak Vedovic menit 17.

Berkat dua kemenangan ini, Timnas Inggris memimpin grup A dengan enam poin. Sementara di urutan kedua menempel Bulgaria dengan dua poin dari dua pertandingan.

Hasil undian memang menempatkan Timnas Inggris di grup yang terbilang ringan. Selain Republik Ceko dan Montenegro, pasukan Gateth Southgate hanya bersaing dengan negara-negara sekelas Bulgaria dan Kosovo pada kualifikasi Euro 2020 penyisihan grup A.

Namun sejak awal, Southgate menyadari ini justru ibarat pedang bermata dua bagi timnya.

Baca juga : Robert Lewandowski Top Skor Pekan ke-26 Bundesliga

“Kami favorit dan itu sesuatu yang harus kami biasakan. Harapan terhadap kami bakal tinggi dibanding beberapa tahun belakangan ini dan beradaptasi dengan itu menjadi kunci bagi perkembangan tim kami saat ini,” ujar Southgate usai drawing beberapa waktu lalu.

“Kami harus menjuarai grup. Tapi kapanpun, jika Anda tidak main baik makan Anda akan kehilangan poin dan itu merupakan konsekuensi yang dihadapi untuk laga seperti ini.”

Generasi Hebat

ua kemenangan belum menjamin masa depan Timnas Inggris di Euro 2020. Namun hasil yang diraih di Wembley dan Pod Goricom menjadi gambaran skuat emas Three Lions.

Ross Barkley, gelandang Timnas Inggris mempercayai hal ini. Menurutunya, skuat Three Lions saat ini sudah memiliki kapasitas untuk berbicara di pentas Eropa dan dunia. Ini ditandai dengan keberhasilan Inggris melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2018 lalu. Saat itu, Timnas Inggris berani tampil dengan komposisi pemain yang berusia lebih muda.

Tidak hanya itu, bibit-bibit baru juga terus tumbuh. Saat waktunya tiba, mereka selanjutnya akan menggantikan posisi para pemain yang ada di timnas senior Inggris.

“Tujuan kami adalah untuk jadi negara terbaik di dunia,” ungkap Barkley kepada Sky Sports.

“Anda bisa lihat dengan kualitas dalam skuat kami, juga kami punya banyak pemain muda yang akan datang. Semua pemain membaur dengan baik dan masa depan tampak cerah.”

Barkley sendiri tampil memukau saat Inggris mengalahkan Montengero 5-1. Dalam duel ini, pemain berusia 25 tahun tersebut berhasil menyumbangkan dua gol untuk Three Lions.