Dikaitkan Dengan Man United, Begini Tanggapan Paulo Dybala

Dikaitkan Dengan Man United, Begini Tanggapan Paulo Dybala

Dikaitkan Dengan Man United, Begini Tanggapan Paulo Dybala Striker AS Roma yakni Paulo Dybala, memberikan akan tanggapan terkait akan kabar yang menghubungkan antara dirinya dengan Man United.

Belum lama ini nama striker AS Roma yakni Paulo Dybala, dikabarkan masuk ke dalam daftar belanja Manchester United pada musim panas mendatang. Kabarnya MU akan menebus klausul rilis Dybala yang bernilai sebesar 12 juta euro. Tapi berdasarkan klaim Sky Sport Italia, Dybala memiliki klausul rilis senilai 20 juta euro dan berlaku untuk semua klub termasuk di luar Italia.

Menanggapi kabar tersebut, Dybala tersebut mengaku menyerahkan semua urusan masa depannya terhadap sang agen. Tapi bila harus memilih, maka Dybala jauh lebih nyaman dilatih oleh Jose Mourinho.

Baca Juga: Louis Saha Tanggapan Kinerja Wout Weghorst Untuk Man United

“Saya menghormati klausul tersebut. Namun itu merupakan sesuatu antara agen saya dan klub. Saya tak tahu apa yang akan terjadi di akhir musim,” ucap Dybala seperti dilansir dari Football Italia.

“Saya tak tahu perihal masa depan saya, Namun saya membayangkan pelatihnya. Saya ingin dilatih oleh Mourinho, sebab dia merupakan salah satu yang terbaik, saya ingin menang bersama dengan dia.”

“Sekarang, saya cuma berpikir tentang melakukannya dengan baik besok. Saya ingin menang bersama dengan Roma, dan membantu tim berhasil ke Liga Champions.”

Pada peluang yang sama, Dybala juga mengatakan bahwa dirinya punya keinginan untuk membantu Roma memeluk akan trofi Liga Europa musim ini.

“Itu merupakan sesuatu yang saya rindukan. Saya telah memenangkan beberapa titel dalam karier saya, dan saya berharap menambahnya di tingkat Eropa. Sebab memiliki cita rasa yang berbeda. Kami tahu Salzburg merupakan tim yang sulit dihadapi, namun kami siap untuk besok,” ujarnya melanjutkan.

“Memenangkan Piala Dunia merupakan  hal terbaik untuk seorang pemain, namun ini merupakan pertandingan berbeda yang juga ingin saya menangkan. Saya ingin memberikan yang terbaik, dan membantu Roma mengangkat piala,” pungkasnya.

Carragher Akui Ten Hag Sukses Memoles Man United

Carragher Akui Ten Hag Sukses Memoles Man United

Carragher Akui Ten Hag Sukses Memoles Man United Legenda Liverpool yakni Jamie Carragher, memberikan pujian terhadap kinerja apik yang ditunjukkan oleh Erik ten Hag selama menjadi pelatih Manchester United. Carragher mengakui bahwa Ten Hag sudah berhasil untuk memoles performa si Setan Merah tersebut.

Erik ten Hag terhadap musim panas tahun kemarin ditunjuk sebagai manajer Manchester United yang baru. Melihat akan kinerjanya selama empat setengah tahun di Ajax Amsterdam, Ten Hag diharapkan dapat membuat Setan Merah kembali ke jalur juara.

Dalam beberapa minggu pertama, Ten Hag sendiri pernah mengalami kesusahan untuk memoles penampilan Setan Merah. Perlahan namun pasti, kinerja Man United terus membaik. Hingga saat ini mereka menjadi satu-satunya tim yang berasal dari Inggris yang masih memiliki kesempatan guna menjadi juara di empat kompetisi.

Baca Juga: Jurgen Klopp Tegaskan Henderson Bukan Masalah Utama Bagi Liverpool

Menanggapi akan kinerja apik Ten Hag bersama MU, Jamie Carragher memberikan pujiannya. Carragher mengatakan bahwa penampilan United sendiri benar-benar berbeda di bawah arahannya. Bahkan Carragher mengatakan kinerja Ten Hag jauh lebih baik ketimbang beberapa pelatih MU sebelumnya seperti Jose Mourinho, Louis van Gaal dan Ole Gunnar Solskjaer.

“Rasanya MU tampil berbeda di bawah bimbingan si Ten Hag,” ucap Carragher terhadap The Overlap.

“Di bawah manajer sebelumnya, saya merasakan energi negatif.”

“Bersama Jose Mourinho, rasanya dia cuma sering membuat masalah dengan petinggi klub. Bersama Louis van Gaal, saya tak percaya para penggemar menyukai gaya bermainnya. Dan bersama Ole Gunnar Solskjaer, Tak ada yang yakin dia akan menjadi manajer yang dapat mempersembahkan gelar bagi United.”

“Namun sekarang rasanya mereka memiliki manajer yang tahu apa yang dia lakukan. United juga memiliki semangat yang sudah lama tidak kita lihat. Rasanya mereka kini sudah kembali. Saya pikir akan terjadi sesuatu di Man United yang tak dapat dilakukan oleh manajer sebelumnya,” pungkasnya.

Marko, MU Tidak Punya Duit Untuk Beli Saya

Marko, MU Tidak Punya Duit Untuk Beli Saya Penyerang Bologna yakni Marko Arnautovic, mengatakan bahwa Manchester United pernah berupaya untuk mendatangkannya pada masa Jose Mourinho. Tapi mereka tak dapat mendatangkannya sebab tak punya uang. Benarkah?

Di awal musim 2022/23, Man United pernah membuka kesempatan untuk mendatangkan Marko Arnautovic dari Bologna. Bukan tanpa alasan mengapa MU ingin mendatangkan sang pemain. Selain masih menunjukkan ketajaman di usia 33 tahun, sang pemain juga pernah bekerja sama dengan Erik ten Hag di FC Twente.

Arnautovic sebenarnya menunjukkan ketertarikan untuk melakukan reuni dengan Ten Hag. Tapi fans Bologna ramai-ramai melakukan penolakan.

Marko Arnautovic mengatakan bahwa bukan kali ini saja Man United ingin mendatangkannya. Penyerang yang berasal dari Serbia tersebut mengaku pernah diinginkan oleh MU ketika masih ditangani oleh Jose Mourinho. Tapi pemindahan tersebut gagal terwujud sebab United dikatakan tak punya duit untuk menebusnya dari West Ham United.

Baca Juga: Perihal Tekanan Di Man United, Ten Hag Mengaku Tidak Jadi Masalah

“Jose Mourinho menginginkan saya sewaktu saya berada di West Ham. Dia bertanya terhadap saya berapa harga saya. Namun kemudian United tak memiliki cukup uang untuk mengontrak saya, sebab mereka telah membeli Pogba,” ucap  Arnautovic.

Untuk kegagalan Man United mendatangkan Arnautovic pada musim ini, agen sang pemain mengatakan bahwa bintang asal Serbia tersebut yang menolak untuk bergabung dan bukan karena direksi MU yang membatalkan niat mereka.

“Namun pada akhirnya, Marko-lah yang punya untuk tidak berlarut-larut dan bertahan di Bologna. Bagaimana, apakah menurut Anda dia sekarang berada di jalan yang buruk?,” ujar agen Arnautovic, Tiziano Pasquali.

Mantan Pelatih Bela Ronaldo Serta Salahkan Si Erik Ten Hag

Mantan Pelatih Bela Ronaldo Serta Salahkan Si Erik Ten Hag Mantan asisten manajer Real Madrid yakni Jose Morais, ikut memberikan tanggapan terkait pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo yang menuai cukup banyak kecaman. Morais memberikan pembelaan dan menyalahkan manajer Manchester United Erik ten Hag.

Cristiano Ronaldo belum lama ini kembali membuat kehebohan dengan melayangkan pernyataan yang menyerang Manchester United. Bahkan Ronaldo secara tidak segan mengakui bahwa dirinya sudah tak menghormati Erik ten Hag sebab sang manajer ditudingnya tak menunjukkan respek terhadap dia. Selepas  melontarkan pernyataan tersebut, Ronaldo memperoleh cukup banyak kecaman. Bahkan tidak sedikit yang meyakini bahwa kariernya di Man United telah berakhir.

Baca Juga: Aguero Makin Jengkel Dengan Perbandingan Messi Serta Maradona

Jose Morais yang pernah menjadi asisten Jose Mourinho di Real Madrid memberikan pembelaannya. Morais juga menyerang Ten Hag yang dia katakan tidak dapat mengatasi masalah yang terjadi di dalam timnya khususnya hubungan dengan CR7.

Legenda Arsenal Bahagia Dengan Kebangkitan Si Granit

Legenda Arsenal Bahagia Dengan Kebangkitan Si Granit Mantan penyerang Arsenal yakni Ian Wright mengatakan Granit Xhaka sebagai pemain yang menurutnya paling berkembang di Premier League musim ini.

Granit Xhaka dibawa ke Emirates Stadium dari Borussia Monchengladbach di bawah kepemimpinan Arsene Wenger dengan biaya kisaran mencapai 30 juta pound sterling pada tahun 2016 lalu.

Walau menjadi pemain utama di posisi tengah, Xhaka sendiri bukanlah seseorang yang memenangkan hati mayoritas basis penggemar, terutama ketika ia memakai ban kapten.

Baca Juga: Tahun Ini Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Para Selebriti Bicara Perihal HAM

Pada bulan November tahun 2019, Unai Emery  yang menggantikan Wenger untuk mencopot ban kapten dari lengan gelandang asal Swiss itu setelah dia terlibat keributan dengan para pendukung The Gunners selama pertandingan melawan Crystal Palace di Emirates Stadium.

Dia bahkan berniat untuk pergi musim panas lalu, dengan Jose Mourinho ingin membawanya ke AS Roma, namun manajer yang sekarang Mikel Arteta sukses meyakinkan Xhaka untuk bertahan di London utara.