Chelsea Kecewakan Frank Lampard

Chelsea Kecewakan Frank Lampard

onestopfootball.net Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Chelsea Kecewakan Frank Lampard. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Chelsea Kecewakan Frank Lampard

Chelsea masih mempertahankan posisi empat klasemen sementara Liga Inggris hingga pekan ke-27. Skuad racikan Frank Lampard itu telah mengantongi 44 poin dari 27 pertandingan.Chelsea unggul empat poin dari Tottenham Hotspur dan Sheffiel United yang berada di peringkat kelima serta keenam. Sementara dengan Manchester United, The Blues memimpin enam poin.Tiga poin tambahan Chelsea didapat usai menang 2-1 atas Tottenham di Stamford Bridge, London, Sabtu (22/2/2020). Dua gol Chelsea dicetak Olivier Giroud dan Marcos Alonso. Sementara Tottenham hanya bisa membalas lewat gol Antonio Rudiger.

Chelsea kini hanya tertinggal enam poin dari Leicester City yang berada di peringkat tiga klasemen. Skuat racikan Brendan Rodgers itu gagal mendulang poin saat menjamu Manchester City di King Power Stadium, Minggu (23/2/2020) dini hari WIB. Leicester kalah 0-1 oleh gol Gabriel Jesus.Terselip kekecewaan dalam benak Frank Lampard usai timnya, Chelsea memenangi laga kontra Tottenham Hotspur pada lanjutan Premier League, Sabtu (22/2/2020). Ia merasa gelandang Giovani Lo Celso seharusnya mendapatkan kartu merah usai melakukan tekel keras kepada Cesar Azpilicueta.Chelsea berhasil mengalahkan Spurs dengan skor 2-1. Gol dicetak oleh Olivier Giroud dan Marcos Alonso. Sementara itu, tim tamu hanya sanggup memperkecil kekalahan jelang laga berakhir lewat gol bunuh diri Antonio Rudiger.

“Saya menunggu Lo Celso mendapatkan kartu merah pada babak kedua tadi, dan saya terkejut tak dikeluarkan. Tentu saya kecewa dan ini menjadi insiden buruk lainnya terkait VAR,” kata Lampard usai laga.Terlepas dari hal itu, Lampard mengaku puas dengan apa yang anak asuhnya tampilkan. Tambahan tiga poin ini memang dibutuhkan oleh The Blues yang gagal meraih kemenangan pada empat laga sebelumnya.”Saya tak bisa meminta lebih. Inilah yang Chelsea butuhkan. Anak-anak brmain sangat bagus, profesional, saya ucapkan selamat buat mereka.

Kemenangan membuat posisi Chelsea makin mantap di posisi empat besar. Sementara Tottenham makin sulit menembus zona Liga Champions dan harus puas untuk sementara duduk di tangga kelima klasemen Premier League 2019-2020.Kemenangan ini memiliki makna penting buat Chelsea. Karena anak asuh Frank Lampard belum pernah meraih kemenangan pada bulan Februari.Sebelumnya Jorginho dan kawan-kawan dikalahkan Manchester United, 0-2 dan hanya bermain imbang kontra Leicester City, 2-2.

Baca Juga : Barcelona Hempaskan Real Madrid Di Atas Rumput

Tiga poin dari Spurs juga mempertebal rasa percaya diri tim Chelsea yang akan menjamu Bayern Muenchen pada leg pertama 16 besar Liga Champions, tengah pekan nanti.Sebaliknya, kekalahan menandakan tren negatif skuad asuhan Jose Mourinho terus berlanjut. Karena sebelum laga ini, Spurs juga kandas dari RB Leipzig pada laga Liga Champions, tengah pekan lalu.Penyerang Chelsea, Olivier Giroud, berhasil mencetak gol perdana di Premier League musim ini. Gol tersebut disarangkan Giroud ketika The Blues bersua Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-27.Menghadapi Tottenham di Stamford Bridge, Sabtu (23/2/2020), pemain Timnas Prancis itu tampil sejak menit awal. Olivier Giroud diplot sebagai penyerang tunggal dalam formasi 3-4-2-1.

Giroud tampil impresif dalam pertandingan tersebut. Berdasarkan statistik di Whoscored, pemain berusia 33 tahun itu melepaskan empat tembakan yang dua di antaranya mengarah ke gawang The Lilywhites, akurasi umpan yang mencapai 82 persen, serta memenangkan enam duel udara.Olivier Giroud pun sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-15. Bola hasil tembakan keras kaki kiri Giroud dari dalam kotak penalti menghujam deras gawang Tottenham Hotspur.

Dengan sumbangan gol tersebut, Olivier Giroud terlibat langsung dalam 14 gol dari 14 penampilan terakhir sebagai starter bersama Chelsea di semua ajang. Dia mencetak 10 gol dan empat assist.The Blues pun sukses menyudahi laga dengan kemenangan 2-1. Satu gol Tim London Biru lainnya dicetak Marcos Alonso pada menit ke-48, sedangkan gol Spurs tercipta setelah Antonio Rudiger melakukan gol bunuh diri pada menit ke-89.

Sejak Frank Lampard duduk di kursi manajer The Blues pada awal musim ini, Olivier Giroud lebih banyak duduk di bangku cadangan. Dari 39 pertandingan yang sudah dijalani Chelsea di seluruh ajang, Giroud hanya tampil dalam sembilan laga.Adapun 12 pertandingan lain menjadi penghangat bangku cadangan, dan 17 sisanya tidak diikutsertakan oleh Lampard.

Situasi tersebut membuat mantan pemain Arsenal itu kerap dikabarkan ingin angkat kaki dari Chelsea. Apalagi, Tim London Biru tak kunjung memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2020.Sejumlah klub tertarik untuk menampung Giroud pada bursa transfer Januari 2020, satu di antaranya adalah Inter Milan. Akan tetapi, proses transfer Olivier Giroud ke Inter tak kunjung terealisasi.Bertahan di Chelsea, Giroud ingin memperlihatkan jika dirinya masih bertaji dan mampu berkontribusi untuk The Blues. Dia pun berhasil membuktikan hal tersebut dengan mencetak satu gol ke gawang Tottenham Hotspur.

“Oli (Giroud) telah mendapatkan kebugarannya dan Anda dapat melihat bermain 70 menit itu sulit baginya, tetapi apa yang Anda dapatkan dengan Oli adalah kualitas. Anda tahu atributnya,” ucap Lampard.Dengan tambahan satu gol tersebut, Olivier Giroud telah mengoleksi dua gol dari sembilan pertandingan di seluruh ajang kompetisi musim ini.

Chelsea Monitor Lautaro Di Liga Champions

Chelsea Monitor Lautaro Di Liga Champions

onestopfootbal.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Chelsea Monitor Lautaro Di Liga Champions Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Chelsea Monitor Lautaro Di Liga Champions

Tim papan atas Premier League, Chelsea ternyata juga tertarik untuk mendatangkan Lautaro Martinez dari Inter Milan.Membeli striker merupakan kebutuhan utama Chelsea di musim panas nanti. The Blues terancam kehilangan Olivier Giroud yang kontraknya akan habis di musim panas nanti.Chelsea sempat mendekati beberapa nama top di musim panas ini. Namun Frank Lampard masih memilah nama yang sekiranya cocok untuk lini serangnya.Calciomercato mengklaim bahwa Lampard sudah menemukan striker yang cocok untuk timnya. Ia ingin mendatangkan Lautaro Martinez dari Inter Milan.

Menurut laporan tersebut, Frank Lampard sudah mengamati aksi Lautaro Martinez dalam dua musim terakhir.Ia menilai striker asal Argentina itu memiliki kecepatan dan juga ketajaman yang bagus. Ia menilai gaya bermain sang striker cocok dengan gaya bermainnya.Untuk itu ia ingin sang striker menjadi pesaing Tammy Abraham di lini serang Chelsea musim depan.Chelsea diyakini bakal kesulitan mendatangkan Lautaro. Pasalnya Inter Milan memasang harga yang mahal untuk sang striker.Mereka menilai sang striker merupakan aset masa depan mereka. Untuk itu mereka hanya ingin menjual sang striker jika ada klub yang berani membayar mahal untuknya.

Inter diberitakan memasang harga sekitar 96 juta pounds, di mana harga itu dinilai terlalu besar untuk budget transfer Chelsea.Chelsea bukan satu-satunya tim yang meminati jasa Martinez di musim panas nanti.Mereka harus bersaing dengan Barcelona dan Manchester United untuk mendapatkan jasa sang striker.Liverpool sudah hampir pasti akan memenangkan gelar Premier League pada musim ini. Tim asuhan Jurgen Klopp itu sekarang sedang unggul 22 poin atas rival terdekatnya Manchester City.Praktis, fokus perhatian kini tertuju pada persaingan perebutan posisi empat besar. Setidaknya ada enam tim yang berebut finis di zona Liga Champions.Saat ini, Chelsea duduk di posisi keempat dengan 41 poin. Mereka unggul empat poin dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan kelima.

Manchester United, Sheffield United, Wolverhampton Wanderers juga juga ikut persaingan. Sementara itu, Arsenal juga masih punya kesempatan meski mereka tertinggal 10 poin dari The Blues.Target terbesar Frank Lampard musim ini adalah mengamankan posisi empat besar. Sebab, tampil di Liga Champions sangat penting untuk menarik talenta kelas dunia di bursa transfer.

Berikut ini tiga alasan mengapa Chelsea bisa mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan berdasarkan analisis Sportskeeda.Pada awal musim, Chelsea kesulitan melawan tim enam besar dan mudah dikalahkan tim di bawah mereka. Seiring berjalannya waktu, The Blues sudah terlihat mengalami peningkatan.Sekarang, Chelsea hanya kesulitan mengalahkan tim yang cuma bertahan total. Mereka sudah mengalahkan atau meraih hasil imbang melawan empat tim rival mereka dan itu diraih sejak Desember tahun lalu. Pasukan Frank Lampard sudah memenangkan empat pertandingan Premier League sejak Desember dan dua dari kemenangan itu terjadi saat melawan Arsenal dan Tottenham Hotspur.

Baca Juga : Messi Akan Pulkam Ke Argentina

Setelah jeda musim dingin, Chelsea akan menjamu Manchester United di Stamford Bridge pada ajang Premier League. Jika The Blues bisa mempertahankan performa terakhir mereka melawan enam tim besar, mereka memiliki peluang besar mengalahkan Setan Merah dalam perebutan posisi empat besar.Satu hal yang dimiliki Chelsea di dalam skuad mereka yang tidak dimiliki oleh kebanyakan rival mereka adalah lini tengah yang berkualitas. Jorginho, N’Golo Kante, dan Mateo Kovacic membentuk kombinasi tiga gelandang yang brilian. Ditambah dengan Mason Mount, Ross Barkley, dan Ruben Loftus-Cheek yang kembali dari cedera, Chelsea memiliki lini tengah yang melimpah dan berkualitas.

Kualitas lini tengah yang bisa menyatukan tim dan Chelsea memiliki salah satu lini tengah terbaik di Premier League dan itulah alasan mengapa the Blues mendominasi penguasaan bola melawan hampir setiap lawan. Mereka hanya kurang gelandang kreatif dan Loftus-Cheek bisa menyediakannya.Jika membandingkan lini tengah Chelsea dengan rival mereka, maka bisa dilihat perbedaannya. Frank Lampard punya gelandang yang berpengalaman dan jika dia bisa menggunakannya dengan baik, itu akan menjadi keuntungan besar buat The Blues.Sejak pergantian tahun, Chelsea tidak tampil mengesankan karena mereka hanya meraih satu kemenangan melawan Burnley. Itu artinya The Blues kehilangan banyak poin dari lima pertandingan Premier League terakhir mereka. Namun, mereka masih bisa mengamankan posisi keempat dengan keunggulan empat poin.

Ini menunjukkan bahwa rival Chelsea juga tidak konsisten dan konsistensi adalah faktor yang sangat penting dalam mengamankan posisi keempat pada akhir musim. Tidak ada tim papan tengah yang berhasil memenangkan tiga atau empat pertandingan secara beruntun.Jika Chelsea bisa meraih enam atau tujuh kemenangan beruntun, mereka mungkin bisa menjamin posisi empat besar. Hanya waktu yang akan menjawab apakah Chelsea bisa melakukannya.

Rahim Sterling Dihujat

Rahim Sterling Dihujat

onestopfootball.net Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Rahim Sterling Dihujat. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Rahim Sterling Dihujat

Striker Manchester City, Raheem Sterling, meledek bek Manchester United, Phil Jones, setelah beredar foto dirinya dengan ekspresi wajah aneh dalam kemenangan 4-1 kontra Dinamo Zagreb di laga terakhir Grup C, Kamis (12/12/2019) dini hari WIB. Phil Jones dikenal sering tertangkap kamera tengah menunjukkan ekspresi wajah yang aneh dan kocak dalam berbagai pertandingan. Beragam meme tentang ekspresi wajah Phil Jones tersebut kerap bertebaran di media sosial, baik Twitter maupun Instagram.

Ternyata, saat laga Manchester City kontra Dinamo Zagreb di The Maksimir Stadium, giliran Raheem Sterling yang tanpa sengaja tertangkap kamera menunjukkan ekspresi wajah kocak dan aneh saat hendak menendang di depan gawang Dinamo Zagreb. Mendapati foto seperti itu, Sterling langsung mengunggahkan ke media sosial melalui akun Twitternya. Di foto tersebut Sterling membubuhi keterangan singkat. “Phil Jones bakal bangga,” tulis Sterling dengan ditambahi tiga emoticon tertawa.

Baca Juga : Pemain Manchester United Pendominasi Cetak Gol

Unggahan Sterling tersebut mendapat tanggapan beragam dari warganet. Ada yang ikut tertawa, kemudian mengunggah berbagai ekspresi kocak Phil Jones yang selama ini sering beredar. Namun, ada pula beberapa warganet yang malah balik meledek Raheem Sterling. Mereka mengolok-oloknya dengan mengunggah meme tentang bek MU, Aaron Wan-Bissaka. Seperti diketahui, Aaron Wan-Bissaka menjadi momok menakutkan bagi Sterling pada derbi Manchester akhir pekan lalu. Bek MU tersebut benar-benar membuat Sterling tak berkutik. Pada pertandingan itu, Sterling tak mencatatkan tendangan yang berpeluang gol.

Peluit Berakhir PSG vs MU dengan Skor 1-3

Peluit Berakhir PSG vs MU dengan Skor 1-3

Onestopfootball.net – Pertandingan besar leg kedua dimulai dengan gol cepat dari striker MU Romelu Lukaku di menit kedua. Agregasi kemudian kembali ke permukaan setelah Juan Bernat berhasil gemetar gawang Manchester United, yang dikawal oleh David De Gea.

Setan Merah kembali berkat aksi Romelu Lukaku pada menit ke-30. Skor 2-1 bertahan sampai Kimpembe ditangkap dengan VAR menyentuh bola dengan tangannya di area bermain 16 PSG. Rashford, yang ditunjuk sebagai eksekutor, berhasil mengubah skor menjadi 3-1.

Kemenangan tersebut membuat skor kumulatif 3-3. Tetapi karena agresivitas unggul dari gol-gol tandang, Manchester United pasti akan lolos ke perempat final.

Babak Pertama

Permainan berlangsung seru sejak menit-menit awal. Bahkan Manchester United berhasil mencetak gol saat pertandingan baru berjalan dua menit. Jala gawang Buffon bergetar begitu Romelu Lukaku berhasil menceploskan bola. MU pun unggul 1-0.

PSG pun berupaya untuk membalas. Hasil kerja kerasnya terbayar pada menit ke-12 melalui aksi Juan Bernat. Gol tersebut bermula dari umpan mendatar Kylian Mbappe yang dilepaskan dari sisi kanan, melewati Eric Bailly, dan sukses disarangkan oleh Bernat. 1-1.

Pada menit ke-20, Bernat menebar ancaman di pertahanan MU. Kombinasi Mbappe dan Angel Di Maria membuat pemain asal Spanyol tersebut mampu melepaskan tembakan ke gawang The Red Devils. Untungnya, David De Gea masih sanggup menghalaunya.

Baca juga : Dikeluarkan Santiago Solari Dari Tim Real Madrid

PSG tampil lebih dominan dengan catatan penguasaan bola mencapai 85 persen. Tapi, The Red Devils tidak tinggal diam. Pada menit ke-30, Lukaku kembali menyarangkan bola ke gawang Gianluigi Buffon yang gagal menangkap bola hasil tembakan Marcus Rashford. MU unggul 2-1.

Di sisa menit babak pertama, tak ada lagi peluang mengancam yang lahir dari kaki pemain kedua tim tersebut. Wasit pun mengakhiri babak pertama dengan skor 2-1 untuk keunggulan Manchester United.

Babak Kedua

PSG masih tampak mendominasi permainan di babak kedua. Mereka berniat untuk mencetak gol tambahan agar posisinya menjadi lebih menguntungkan. Sayangnya, lini pertahanan MU masih terlalu sulit ditembus oleh Mbappe dkk.

Gawang MU bergetar, dan pendukung PSG bersorak. Pada menit ke-56, Di Maria melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau oleh De Gea. Sayangnya euforia itu tak berlangsung lama setelah hakim garis mengangkat bendera tanda Di Maria telah terjebak offside.

Menit ke-84, PSG nyaris membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Lagi-lagi peluang lahir dari kaki Bernat, yang tembakan mendatarnya hanya membentur tiang gawang. Nyaris saja ia membuat duel kali ini berakhir lebih dini.

Dewi Fortuna terus menaungi PSG di sepanjang pertandingan. Namun pandangannya beralih ke MU pada menit-menit akhir. Di masa injury time, pertandingan terhenti untuk memberikan kesempatan kepada wasit menyaksikan tayangan ulang insiden di kotak penalti PSG.

Dalam tayangan ulang, tangan Kimpembe terlihat menghalangi laju bola hasil tendangan dari Diogo Dalot. Tanpa ragu, sang wasit lalu menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti kepada Manchester United.

Marcus Rashford yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang di depan matanya. Ia berhasil menaklukkan Gianluigi Buffon dan membuat skor menjadi 3-1 untuk keunggulan MU. Agregat pun berubah menjadi imbang 3-3.

Sisa menit yang sedikit membuat PSG tak mampu mencetak gol balasan. Alhasil, skor 3-1 untuk kemenangan Manchester United berakhir hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan. The Red Devils sukses melaju ke perempat final!

Fakta Manchester United Lolos Perempat Final

Fakta Manchester United Lolos Perempat Final

Onestopfootball.net – Bermain di kandang melawan lawan-lawannya, MU telah berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan. Menurut statistik yang dipublikasikan di situs resmi UEFA, Setan Merah mencatat hanya 32% dari kontrol, dibandingkan 68% dari PSG.

Manchester United meraih kemenangan 3-1 yang spektakuler atas Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar di Liga Champions di Parc des Princes, Rabu 6/6/2019, waktu setempat.

Terlepas dari segalanya, Manchester United mampu unggul untuk pertama kalinya sementara pertandingan belum berakhir selama dua menit. Berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh Thilo Kehrer saat melakukan umpan ke Thiago Silva, bola ditangkap oleh Romelu Lukaku.

Striker tim nasional Belgia itu mampu menggagalkan Gianluigi Buffon sebelum akhirnya mencetak bola di gawang Parisians dengan tembakan kaki kiri.

Pada menit ke-12, Paris Saint-Germain menyamakan kedudukan dengan kesuksesan. Pass horisontal Kylian Mbappe dari sisi kanan diselesaikan oleh Juan Bernat.

Romelu Lukaku kembali membawa Manchester United memimpin pada menit ke-30. Memanfaatkan bola liar hasil tembakan Marcus Rashford, Lukaku membobol gawang PSG dengan tendangan dari jarak dekat.

Pertandingan babak kedua

Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan skor 2-1, Manchester United mendapatkan hadiah penalti setelah Presnel Kimpembe dianggap melakukan handball di kotak terlarang pada menit ke-90.

Sepakan 12 pas itu pun sedikit mengundang kontroversi. Awalnya, wasit memutuskan jika MU hanya mendapatkan sepak pojok. Namun, setelah ditinjau lewat Video Assistant Referee (VAR), skuat Setan Merah layak mendapat penalti karena bola mengenai tangan Kimpembe.

Baca juga : Thailand Terdiam Atas Kemenangan Timnas U 22 Yang Menjadi Juara Di Piala AFF

Marcus Rashford yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Sampai pertandingan berakhir, Manchester United menang 3-1 atas Paris Saint-Germain.

Dengan hasil ini, MU berhak lolos ke perempat final Liga Champions dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 3-3. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, 12 Februari 2019, Manchester United kalah 0-2 dari PSG.

Data dan fakta Manchester United

1. Manchester United adalah klub pertama dalam sejarah Liga Champions yang lolos ke babak berikutnya, setelah kalah dua gol atau lebih di kandang pada leg pertama pertandingan yang memakai sistem gugur.

2. Penalti Marcus Rashford adalah sepakan 12 pas pertama yang pernah dieksekusinya bersama Manchester United dalam pertandingan resmi.

3. Manchester United selalu mencetak gol dalam 21 pertandingan tandang secara beruntun di semua kompetisi. Torehan itu menyamai rekor MU ketika masih diasuh Sir Matt Busby, antara November 1956 sampai September 1957.

4. Paris Saint-Germain tidak pernah kebobolan dua gol dalam 30 menit pertama pertandingan Liga Champions, sejak Oktober 1997 (laga melawan Bayern Munchen).

5. Manchester United untuk pertama kalinya mencetak lebih dari sekali dalam laga tandang fase knock out Liga Champions, sejak semifinal 2010-2011 melawan Schalke 04.

6. Kylian Mbappe mencatatkan lebih banyak assist dibandingkan pemain di Liga Champions musim ini (5 assist).

7. Gol Romelu Lukaku saat laga baru berjalan 1 menit 51 detik adalah gol tercepat Manchester United dalam fase knock out Liga Champions, setelah terakhir kali dilakukan Wayne Rooney dalam laga melawan Bayern Munchen, Maret 2010 (63 detik).

8. Hanya tiga klub yang berhasil meraih kemenangan tandang atas PSG dalam satu dekade terakhir, yakni Barcelona, Real Madrid, dan Manchester United.

9. Manchester United berhasil menyapu bersih kemenangan dalam sembilan laga tandang di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer. MU juga mencetak 23 gol, kebobolan lima gol, dan mencatatkan lima clean sheets.

Berakhir Imbang MU dengan Liverpool

Berakhir Imbang MU dengan Liverpool

Onestopfootball.net – Pada laga sebelumnya tim Manchester United (MU) berbagi angka dengan Liverpool dalam laga Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019) dan nyatanya kedua tim memberikan ekspektasi yang tidak terduga dan Kedua tim bermain seimbang.

Hasil ini tidak membantu perjuangan masing-masing tim di klasemen. MU tergusur ke posisi lima disalip Arsenal yang mengalahkan Southampton 2-0.

The Red Devils memiliki 52 poin dari 27 pertandingan. MU tertinggal satu nilai di belakang The Gunners.

Di sisi lain, Liverpool sukses menggeser Manchester City untuk menguasai klasemen. Namun, dengan raihan 66 angka, The Reds hanya memimpin satu angka atas sang juara bertahan.

Badai cedera mewarnai babak pertama. MU kehilangan dua pemain akibat cedera, Ander Herrera dan Juan Mata, saat laga berumur 25 menit. Sebagai gantinya Solskjaer mengandalkan Andreas Pereira dan Jesse Lingard.

Keputusan menurunkan Lingard merupakan perjudian besar mengingat kondisinya. Dia baru pulih setelah terkapar pada duel Liga Champions versus Paris-Saint Germain.

Baca juga : Calon Pengganti Luis Suarez

Terbukti, Lingard harus meninggalkan laga jelang jeda setelah melewatkan kesempatan emas. Alexis Sanchez pun mengisi posisinya.

Tim tamu juga tidak beruntung. Roberto Firmino gagal menyelesaikan pertandingan. Engkelnya bermasalah akibat salah mendarat. Manajer Liverpool pun memasukkan Daniel Sturridge.

Gangguan cedera menutupi jalan pertandingan. Liverpool menguasai laga dan MU sesekali melancarkan serangan balik. Namun, selain Lingard, tidak ada peluang berarti yang terjadi di babak pertama.

Kondisi tidak jauh berbeda selepas jeda. Pertahanan kedua tim sama-sama bermain baik sehingga kiper David de Gea dan Alisson Becker tidak harus melakukan penyelamatan penting.

MU sebenarnya merobek gawang Liverpool akibat bunuh diri Joel Matip yang salah mengantisipasi Chris Smalling. Namun, Smalling terlebih dahulu dalam posisi offside.

Susunan Pemain
Manchester United (4-3-3): De Gea, Young, Smalling, Lindelof, Shaw, Ander Herrera (Pereira 21), McTominay, Pogba, Mata (Lingard 25, Sanchez 43), Lukaku, Rashford

Liverpool (4-3-3): Alisson, Milner, Matip, van Dijk, Robertson, Henderson (Shaqiri 72), Fabinho, Wijnaldum, Salah (Origi 79), Firmino (Sturridge 31), Mane

Fred Solskjaer Akan Selalu Ingat, Barcelona

Fred Solskjaer Akan Selalu Ingat

Onestopfootball.net – Dalam berita Onestopfootball, Fred belum bisa mendapatkan peluang bermain yang cukup dari Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Namun pemain Brasil itu tidak perlu khawatir karena manajernya tidak melupakannya.

Dibeli dengan harga 52 juta pound sterling (sekitar R $ 965 miliar) dari Shakhtar Donetsk, Fred dipinggirkan dari pasukan Manchester United. Di musim pertamanya di Old Trafford, ia baru memulai tujuh kali.

Bahkan setelah Ole Gunnar Solskjaer tiba, biaya perjudian tidak meningkat. Hanya sekali dia bermain sejak menit pertama ketika dia menghadapi Huddersfield Town. Gelandang berusia 25 tahun itu belum menyentuh sejak ia tampil di Piala FA pada 5 Januari.

Dengan kini badai cedera pemain menghantam MU, Fred punya peluang untuk dimainkan. “Dia harus bermain dengan baik saat dapat kesempatan, terus berlatih, terus bekerja, sebagaimana yang dia lakukan kini,” ucap Solskjaer dikutip dari SkySports.

Baca juga : Pertandingan Lazio Vs Italia Berakhir Seri

Disebut Solskjaer, saat ini memang sulit buat menembus lini tengah MU yang sudah solid dengan trio Paul Pogba, Nemaja Matic, dan Ander Herrera. Untuk kasus Fred, sang pemain disebutnya butuh untuk terus beradaptasi.

“Kami punya tiga gelandang, Herrera, Pogba dan Matic dan mereka bermain sangat bagus bersama-sama. Scott McTominay adalah pilihan yang pasti saat berhadapan dengan Liverpool karena dia pemain akademi – pada satu kesempatan kami punya lima pemain akademi di atas lapangan.

“Anda harus bersabar, menunggu waktu agar bisa beradaptasi. Lihat Juan (Sebastian Veron) – dia salah satu pemain terbaik yang pernah setim dengan saya – dan dia butuh waktu. Dan saya yakin saat kesempatan datang, Fred akan memanfaatkan peluang itu. Fred akan mendapatkan kesempatan itu, mungkin (menghadapi Crystal Palace),” terang Solskjaer.

Sosok Kapten Paul Pogba, Manchester United

Sosok Kapten Paul Pogba, Manchester United

Onestopfootball.net – Pogba kesulitan untuk tampil apik di MU sejak didatangkan dari Juventus pada tahun 2016 lalu. Ia sempat diberi jabatan ban wakil kapten oleh Jose Mourinho akan tetapi manajer asal Portugal tersebut kemudian mencopot lagi jabatan tersebut.

Kini setelah Manchester United ditangani oleh Ole Gunnar Solskjer, Pogba bisa tampil menawan bagi MU. Ia menjadi pilar lini tengah yang kerap jadi penentu kemenangan Setan Merah berkat sumbangan gol maupun assistnya.

Namun ia sempat kesulitan saat berhadapan dengan PSG di Liga Champions. Ia bahkan terkena kartu merah dan tak bisa mengindarkan timnya dari kekalahan.

Gelandang Manchester United, Andrei Kanchelskis, menyebut Paul Pogba bukan pemimpin macam Roy Keane dan berharap ia bisa menunjukkan kelasnya saat lawan Liverpool.

Baca juga : Jadon Sancho Menolak Masuk Tim MU

Akhir pekan ini, MU akan berduel lawan Liverpool. Kanchelskis pun berharap Pogba bisa membuktikan kemampuannya lebih dari sebelumnya.

“Semua orang berbicara tentang Paul Pogba dan bagaimana ia tampil di pertandingan besar. Sekarang kita akan melihat melawan Liverpool, dalam derby besar melawan tim yang luar biasa,” tuturnya pada Onestopfootball.

Tetap Pemain Penting

Kanchelskis juga mengatakan bahwa saat ini Pogba memang pemain yang penting di lini tengah MU. Akan tetapi ia bukan pemain yang bisa memandu rekan-rekannya yang lain.

“Saat ini ia bukan pemimpin. Di masa lalu kami memiliki orang-orang seperti Roy Keane dan Steve Bruce, Cantona,” serunya.

“Mereka ini adalah para pemimpin. Saat ini Manchester United tidak memilikinya,” ujar Kanchelskis.

Jadon Sancho Menolak Masuk Tim MU

Jadon Sancho Menolak Masuk Tim MU

Onestopfootball.net – Sancho sendiri sedang naik daun di Jerman. Pada usia 18, ia berhasil menjadi salah satu pemegang yang biasa di Borussia Dortmund, di mana ia menunjukkan kinerja yang baik dan memperkuat Die Borussien.

Bakat hebat tim nasional Inggris mulai menarik perhatian beberapa klub elit Eropa. Salah satunya adalah Manchester United, yang tertarik untuk membawa pemain sayap ke Old Trafford di musim panas.

Tetapi diinformasikan oleh Don Balon, kemungkinan Jadon Sancho pindah ke Inggris musim depan hampir nol. Pasalnya, pemain masih cemas untuk mempertahankan Dortmund lebih lama lagi.

Onestopfootball, Lebih senang bermain di Jerman

Pesatnya perkembangan Sancho akan menolak tawaran MU karena merasa sedang berkembang pesat di Dortmund.

Di bawah asuhan Lucian Favre, Sancho memiliki jadwal pertandingan reguler. Akibatnya, Anda dapat dengan cepat meningkatkan kapasitas Anda saat ini.

Namun di MU, saya ragu bahwa saya bisa memiliki jadwal pertandingan reguler mengingat ada banyak nama penting di sektor sayap MU. Alhasil, Sancho lebih memilih tinggal di Dortmund.

Baca juga : Gagal Transfer Pemain Manchester United di Musim Dingin

Selain kesempatan bermain, Sancho juga ingin tetap di Dortmund karena pencapaian Die Borussien, yang sedang naik daun.

Seperti musim-musim sebelumnya, Dortmund adalah salah satu kandidat terkuat untuk kejuaraan Bundesliga. Namun musim ini, mereka benar-benar ditabur untuk menjadi juara.

Hingga minggu 22, mereka masih berada di puncak klasemen Bundesliga, unggul 3 poin dari juara bertahan Bayern Munich.

Sancho merasa bahwa dia sangat tertantang dengan situasi klubnya saat ini, jadi dia ingin tinggal lebih lama di Jerman untuk mematahkan dominasi Die Rotten.