Busquets Tak Percaya Ini Piala Dunia Terakhirnya

Busquets Tak Percaya Ini Piala Dunia Terakhirnya Sergio Busquets sendiri sudah tak muda lagi. Walau demikian, dia menegaskan belum berpikir bahwa Piala Dunia 2022 ini akan menjadi yang terakhir baginya.

Gelandang Barcelona tersebut bertanding di turnamen keempatnya selepas memenangkan trofi bersama Spanyol pada tahun 2010 silam. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut juga memenangkan Kejuaraan Eropa tahun 2012 dan bermimpi memenangkan gelar lain di Qatar.

“Saya menantikan yang ini dengan sangat ambisius, terlepas dari apakah ini Piala Dunia keempat saya,” ucapnya.

Baca Juga: Nicolas Sudah Tak Memiliki Masa Depan Di Arsenal

“Kami semua tahu apa yang diinginkan pelatih, kami merupakan tim yang amat sulit dikalahkan. Saya sendiri tak akan membuat keputusan apakah akan bermain lagi sebelum, selama atau setelahnya. Saya lebih dekat untuk menjadi yang terakhir daripada menjadi yang lain dalam empat tahun.”

“Ini merupakan suatu jenis peran lain yang sudah saya lakukan di Piala Dunia lainnya. Mungkin dengan lebih banyak pengalaman, sebagai kapten. Saya mencoba untuk mengawasi semua orang dan saya pikir kami berada di jalur yang benar, bukan cuma saya, kapten lainnya.”

Aaron Ramsdale Percaya Arsenal Dapat Berhasil Bersama Dengan Mikel Arteta

Aaron Ramsdale Percaya Arsenal Dapat Berhasil Bersama Dengan Mikel Arteta Aaron Ramsdale mengatakan Mikel Arteta sudah cukup membuat banyak perubahan di Arsenal dan percaya tim muda mereka akan mencapai keberhasilan di masa depan.

Sebelum berlangsungnya musim 2022-23, banyak yang mempertanyakan apakah The Gunners dapat finis di empat besar, terutama melihat bagaimana mereka mengakhiri musim dalam beberapa tahun terakhir.

Tapi, Mikel Arteta serta staf pelatihnya sukses mengejutkan dunia dengan membawa Arsenal ke puncak klasemen Premier League ketika jeda Piala Dunia 2022, unggul lima poin dari Manchester City selepas 14 pertandingan.

Baca Juga: Odegaard Dikatakan David Silva-Nya Arsenal

Pada titik ini, tak ada yang dapat menyangkal fakta bahwa The Gunners saat ini dalam persaingan untuk memenangkan gelar, selepas terakhir kali mereka mendapatkannya pada musim 2003-04.

Tim London utara juga memberikan tontonan sepak bola yang menarik di lapangan, yang menunjukkan dampak yang cukup luar biasa yang sudah  Arteta berikan pada tim ini secara keseluruhan, dan Aaron Ramsdale mengakui hal tersebut.

Shakhtar Donetsk Memasang Harga Gk masuk Akal Untuk Mykhaylo Mudryk

Shakhtar Donetsk Memasang Harga Gk masuk Akal Untuk Mykhaylo Mudryk Shakhtar Donetsk mematokkan harga sekitar 100 juta euro untuk pemain sayap mereka Mykhaylo Mudryk, yang dikaitkan dengan sejumlah tim termasuk Arsenal dan Newcastle United.

Mykhaylo Mudryk sudah menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa selama 18 bulan terakhir, namun penampilannya musim ini  terutama di Liga Champions benar-benar membuat para tim meliriknya. Total dia mencetak delapan gol dan delapan assist dalam 16 penampilan di semua pertandingan.

Pemain yang berusia 21 tahun tersebut menarik perhatian dari Arsenal dan Everton musim panas kemarin, namun The Gunners memutuskan tak mengajukan penawaran sah selepas mengetahui kisaran harga sebesar 30 juta pound sterling.

Baca Juga: Ronaldo Dikatakan Sosok Pemain Tua Yang Tak Sadar Diri

Keputusan tersebut terlihat blunder sekarang sebab nilai jual Mudryk sudah jauh meningkat secara signifikan sejak waktu itu, dengan beberapa tim seperti Manchester City dan Paris Saint-Germain sekarang juga memantaunya.

Dan Direktur Sepak Bola Shakhtar Donetsk, Dario Srna, mengatakan setiap tim harus membayar sekitar 100 juta euro atau setara Rp1,6 triliun bila mereka ingin membawa Mudryk.

Ronaldo Dikatakan Sosok Pemain Tua Yang Tak Sadar Diri

Ronaldo Dikatakan Sosok Pemain Tua Yang Tak Sadar Diri – Mantan penyerang Italia yakni Antonio Cassano, menanggapi akan pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo yang menyerang Manchester United sebagai institusi. Cassano mengatakan Ronaldo sebagai pemain tua yang tak sadar diri.

Dalam sesi wawancara terbarunya dengan Piers Morgan, Cristiano Ronaldo secara terbuka mengomentari para petinggi Manchester United yang disebutnya tak memberikan kemajuan untuk tim sejak ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson. Bukan cuma itu, Ronaldo juga turut menyerang Erik ten Hag dengan mengatakan bahwa dia sudah tak menghormati sang manajer.

Baca Juga: Brighton Katakan Telah Bersiap Kehilangan Trossard

Pernyataan Ronaldo sontak saja mengundang banyak komentar. Salah satunya datang dari Antonio Cassano. Mantan striker Italia tersebut mengatakan Ronaldo sebagai pemain yang sudah tua tetapi tak menyadari bahwa dia sudah mendekati akhir dari kariernya.

“Saya dapat katakan bahwa Ronaldo tak punya keberanian untuk mengakui bahwa selama tiga tahun terakhir dirinya sudah tak seperti dulu lagi,” ujar Cassano.

Man United Memiliki Hak Putus Kontrak Dengan Ronaldo

Man United Memiliki Hak Putus Kontrak Dengan Ronaldo Ahli hukum olahraga yakni David Seligman, ikut memberikan tanggapan perihal pernyataan Cristiano Ronaldo yang menyerang Manchester United belum lama ini. Seligman menilai MU punya hak untuk memutus kontrak sang pemain tersebut.

Belum lama ini, Ronaldo kembali membuat tindakan yang membuat kehebohan di dunia sepak bola. Dalam sesi wawancara yang dilakukan dengan Piers Morgan, Ronaldo menceritakan terkait keadaan yang dia hadapi di United.

Baca Juga: Legenda Arsenal Bahagia Dengan Kebangkitan Si Granit

Ronaldo mengatakan bahwa dirinya sudah tidak menghormati sang manajer Erik ten Hag, mengaku bersamalah dengan direktur tim sampai menuduh pemilik Manchester United cuma mementingkan keuntungan ketimbang prestasi. Tidak heran bila pernyataan Ronaldo tersebut memperoleh cukup banyak kritikan dari berbagai pihak.

Man United sendiri sudah menyampaikan sikap mereka. MU sendiri memastikan akan melakukan investigasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan yang lebih lanjut.

Emosi, Erik Minta Rapat Dadakan untuk Mengulas Nasib Si Ronaldo

Emosi, Erik Minta Rapat Dadakan untuk Mengulas Nasib Si Ronaldo Manajer Manchester United yakni Erik ten Hag dilaporkan tengah murka dengan Cristiano Ronaldo yang melalukan wawancara kontroversial bersama jurnalis Inggris, Piers Morgan via The Sun.

Pelatih yang berasal dari Belanda tersebut lantaran kecewa dengan pernyataan Ronaldo yang tak menjunjung rasa hormat dengan menuding secara negatif orang-orang di Manchester United termasuk dirinya selaku pelatih.

Masalahnya, Ten Hag dikatakan sudah berusaha keras untuk menjaga hubungan baik dengan sang pemain. Ronaldo sendiri dikabarkan tetap bersikap profesional selama menjalani latihan.

“Reaksi internal di Manchester United… ya, dengan Erik ten Hag, saya diberitahu bahwa dia amat marah dan juga sedikit kecewa, sebab selama musim panas dia berupaya untuk membuat keadaan tenang di sekitar Cristiano Ronaldo,” ucap Romano berbicara terhadap The United Stand.

“Wawancara tersebut  bukanlah sesuatu yang diharapkan oleh Erik ten Hag. Dia tahu Cristiano tak  senang, namun Ten Hag tak  mengharapkan kata-kata seperti itu, dan orang-orang di tim  juga beraksi sama,” lanjutnya.

Menurut Fabrizio Romano sendiri wawancara kontroversial dengan Piers Morgan dapat membawa Cristiano Ronaldo ke ambang pintu keluar Manchester United. Setan Merah dikatakan tengah mencari jalan keluar terbaik untuk mantan striker Real Madrid tersebut.

“Banyak orang di tim, di dewan direksi, sama sekali tak bahagia dengan wawancara tersebut. Sekarang, Man United tengah mencari cara terbaik untuk menjawabnya,” kata Romano.

“Saya berharap Man United mengambil posisi yang kuat, ini juga tentang melindungi tim, melindungi manajer, dan melindungi keseluruhan proyek.”

Sementara The Telegraph mengatakan Erik ten Hag ingin segera menggelar pertemuan dengan direksi Manchester United untuk membahas perilaku Cristiano Ronaldo. Bukan tak mungkin CR7 bakal dilego pada bursa pemindahan bulan Januari 2023.

Baca Juga: Mantan Kapten MU Bandingkan Alejandro Garnacho dengan Cristiano Ronaldo Waktu Muda

Keadan Ronaldo musim ini memang memprihatinkan. Dia tak lagi jadi pilihan utama usai Erik ten Hag menjabat pelatih Manchester United awal musim ini.

Tercatat, Cristiano Ronaldo sendiri baru bermain sebanyak 16 kali untuk Manchester United di seluruh pertandingan musim ini dengan durasi waktu 1.051 menit.

Dalam periode tersebut, CR7 cuma sanggup melesakkan tiga gol dan dua assist. Bahkan di Liga Inggris, striker 37 tahun tersebut baru membungkus satu gol dalam 10 pertandingan.

Kembali Berulah Ronaldo Akui Tidak Hormati Erik

Kembali Berulah Ronaldo Akui Tidak Hormati Erik Cristiano Ronaldo selaku penyerang Man United secara blak-blakan mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak menghormati sang manajer Setan Merah Erik ten Hag.

Erik ten Hag sendiri ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada musim panas tahun ini. Pria yang berasal dari Belanda tersebut memiliki tugas yang sangat berat di mana dia wajib membangun kembali tim dan memastikan MU kembali ke jalur juara.

Tapi kehadirannya ke Old Trafford menjadi suatu kabar buruk untuk beberapa pemain tak terkecuali Cristiano Ronaldo. CR7 yang juga dikenal juga sebagai legenda Setan Merah itu jarang dimainkan oleh Ten Hag. Di Premier League musim ini saja Ronaldo baru tampil empat kali sebagai starter.

Baca Juga: Lionel Katakan Guardiola Telah Rugikan Dunia Sepak Bola

Keadaan tersebut lantas membuat Ronaldo tak senang. Puncaknya dia sudah dua kali ketahuan meninggalkan stadion lebih dulu ketika para rekan-rekannya masih berada di atas lapangan. Sikap yang akhirnya membuat Ronaldo banjir akan kecaman.

Dalam program Piers Morgan Uncencored, Ronaldo sendiri secara terbuka mengatakan bahwa dirinya sama sekali sudah tidak ingin menghormati Ten Hag sebagai manajer tim.

Lionel Katakan Guardiola Telah Rugikan Dunia Sepak Bola

Lionel Katakan Guardiola Telah Rugikan Dunia Sepak Bola Penyerang Paris Saint-Germain yakni Lionel Messi mengatakan bahwa manajer Manchester City, Pep Guardiola, kini sudah merugikan dunia sepak bola.

Lionel Messi sendiri belum lama ini kembali mengenang akan masa-masa indah sewaktu dirinya masih dilatih oleh Pep Guardiola di Barcelona. Selama keduanya bekerja sama pada tahun 2008 hingga tahun 2012, mereka sanggup memenangkan banyak trofi yang bergengsi termasuk dua gelar juara Liga Champions.

Baca Juga: Vieira Rasa Crystal Palace Butuh Sosok Pemain Baru Di Bulan Januari

Messi yang saat ini sudah berusia 35 tahun lantas saja memberikan pujian bagi Guardiola yang kini melatih Manchester City. Messi mengatakan Guardiola sebagai manajer terbaik yang pernah melatihnya sembari bercanda dengan menyebut filosofi bermain Guardiola sudah merusak sepak bola modern.

“Guardiola banyak merugikan sepak bola,” kata Messi terhadap Movistar Plus.

Vieira Rasa Crystal Palace Butuh Sosok Pemain Baru Di Bulan Januari

Vieira Rasa Crystal Palace Butuh Sosok Pemain Baru Di Bulan Januari Patrick Vieira merasa kecewa dengan kekalahan terbaru Crystal Palace di Liga Premier sewaktu mereka takluk dengan skor 1-0 dari tim promosi, Nottingham Forest.

Kekalahan tersebut secara tak langsung telah dapat diperkirakan Vieira yang menilai anak didiknya masih sangat tidak konsisten serta merasa timnya perlu pemain baru di bulan Januari mendatang.

Pelatih asal Prancis meratapi penampilan Palace di Forest, dengan mengatakan: “Pertandingan mencerminkan musim kami sejauh ini. Kami memiliki sesi pertama yang bagus, kami mendapat penalti, kami memiliki beberapa keadaan untuk dimanfaatkan namun kami tak melakukannya.

Baca Juga: Firmino Tak Main Di Piala Dunia Klopp Kecewa Berat

“Kami sendiri bangkit di sesi kedua dan secara perlahan kami kehilangan sikap disiplin. Mereka mulai yakin bahwa mereka dapat memenangkan pertandingan serta bertahan dengan baik. Kami kecurian gol dan selepas itu amat sulit untuk menciptakan kesempatan.”

Bos Crystal Palace yakin cara permainan menjauh dari timnya ialah sebab kurangnya pengalaman di antara para pemain Palace, dengan mengatakan: “Cara kami mengelola babak kedua tak cukup baik dan kami dapat melihat ada kurangnya pengalaman.

Secara Terbuka Ronaldo Kritik Man United

Secara Terbuka Ronaldo Kritik Man United Penyerang Manchester United Cristiano Ronaldo secara terbuka melayangakn akan kritikan terkait kinerja para petinggi klub serta mantan manajer mereka.

Ronaldo kembali berulah. Saat ini dia lakukan ketika melakukan wawancara di program Piers Morgan Uncensored. Ronaldo mengkritik kinerja para petinggi Manchester United yang dia katakan sama sekali tidak membawa perubahan. Terlebih sejak lima tahun terakhir MU tak sanggup memenangkan satu pun trofi.

Ronaldo sendiri juga mengkritik keputusan Setan Merah menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer tim menggantikan peran Ole Gunnar Solskjaer. Parahnya lagi Ronaldo mengatakan  apa yang dia katakan mendapatkan dukungan dari Sir Alex Ferguson yang tidak lain ialah manajer legendaris The Red Devils.

“Ia Freguson lebih tahu dari siapa pun bahwa tim tersebut tidak berada di jalan yang sepantasnya,” kata Ronaldo.

Baca Juga: Eriksen: Penampilan Man United Dah Bagus Walau Belum Begitu Sempurna

“Ia tahu. Semua orang tahu. Mereka yang tak melihatnya… itu sebab mereka tak mau melihat; mereka buta.”

“Saya tak tahu apa yang terjadi, namun semenjak Sir Alex Ferguson pergi, saya tidak melihat evolusi di klub ini, progresnya nol.”

“Contohnya… bagaimana bisa tim sebesar Man United, usai memecat Gunnar Solskjaer, malah membawa seorang direktur olahraga, Ralf Rangnick. Tak ada yang bisa memahami ini.”